Persebaya Bersiap Hadapi Persik pada Laga Pamungkas Super League

Persebaya Bersiap Hadapi Persik pada Laga Pamungkas Super League
Foto: Ilustrasi Persebaya Bersiap Hadapi Persik pada Laga Pamungkas Super League.

Kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Super League 2025-2026, kini telah memasuki pekan ke-34 yang menjadi panggung penentuan bagi banyak tim untuk menutup musim. Dilansir dari Bola, perhatian besar di Jawa Timur tertuju pada laga derbi antara Persebaya Surabaya melawan Persik Kediri di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Sabtu (23/5/2026) pukul 16.00 WIB.

Pertandingan bertajuk derbi Jatim ini dipastikan bakal berlangsung sengit karena rivalitas khas kedua tim. Persebaya membidik kemenangan di hadapan ribuan pendukungnya, sedangkan Persik datang membawa ambisi besar untuk mencuri poin demi memperbaiki posisi mereka di akhir musim.

Sesaat setelah meraih kemenangan besar 0-7 atas Semen Padang pada pekan sebelumnya, skuad Bajul Ijo langsung kembali menggelar latihan intensif. Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, memilih untuk tidak memberikan waktu bersenang-senang yang terlalu lama bagi para pemainnya agar tidak kehilangan fokus.

Kondisi fisik sejumlah pemain Persebaya saat ini dilaporkan belum mencapai 100 persen. Tim pelatih masih terus memantau perkembangan kebugaran mereka agar dapat diturunkan secara maksimal pada laga penutup tersebut.

"Sekarang kami menunggu kabar dari departemen medis untuk melihat apakah ada pemain yang bisa kembali bergabung pada pertandingan lawan Persik,ÔÇØ ujar pelatih berlisensi UEFA Pro itu.

ÔÇ£Mereka adalah tim bagus, memiliki kualitas dalam situasi crossing, transisi menyerang, dan juga penempatan posisi baik. Selain itu, mereka punya pemain-pemain berbahaya di lini depan maupun tengah,ÔÇØ imbuhnya.

Mantan pelatih PSM Makassar tersebut memberikan peringatan keras kepada Bruno Moreira dan kawan-kawan agar tidak meremehkan lawan. Kemenangan besar pada laga sebelumnya tidak boleh membuat tim merasa pertandingan pamungkas ini akan berjalan dengan mudah.

"Jika mulai berpikir seperti itu, kami sebenarnya sudah mulai kalah sebelum pertandingan dimulai,ÔÇØ kata Bernardo Tavares.

Bagi Tavares, pertandingan ini bukan sekadar urusan memperebutkan tiga poin di lapangan. Laga ini menjadi kesempatan terakhir bagi pasukannya untuk meninggalkan kesan positif dan memberikan memori panjang bagi para suporter sebelum musim kompetisi berakhir.

Atmosfer Stadion Gelora Bung Tomo yang terletak di kawasan Benowo dipastikan akan dipadati oleh Bonek dan Bonita. Kehadiran para pendukung fanatik ini diharapkan menjadi energi tambahan bagi Persebaya untuk menjaga momentum positif.

"Karena itu kami harus menutup musim dengan performa yang baik," kata mantan pelatih PSM Makassar itu.

Di kubu tim tamu, pelatih Persik Kediri, Marcos Reina Torres, menegaskan bahwa timnya tidak datang ke Surabaya hanya untuk menjalani laga formalitas. Macan Putih mengincar poin penuh demi menutup musim dengan hasil manis sekaligus menjaga tren performa yang mulai menanjak.

ÔÇ£Kami mempersiapkan pertandingan ini sebaik mungkin. Kami ingin menyelesaikan musim dengan kemenangan,ÔÇØ kata pelatih asal Spanyol itu.

Marcos Reina menyebut bahwa permainan anak asuhnya terus menunjukkan progres yang positif dari hari ke hari. Menghadapi Persebaya selalu menghadirkan motivasi ekstra karena adanya faktor sejarah rivalitas yang kuat antara kedua kelompok klub.

ÔÇ£Kemenangan melawan Persebaya penting bagi para suporter. Jadi kami mempersiapkan diri dengan sangat serius. Setiap hari berjalan dengan baik,ÔÇØ ujar Marcos Reina.

Kekuatan lini tengah Persik dipastikan bertambah menjelang laga derbi ini setelah gelandang andalan mereka, Adrian Luna, dinyatakan pulih. Pemain tersebut siap kembali merumput setelah sempat absen pada pertandingan sebelumnya.

ÔÇ£Adrian Luna adalah pemain yang sangat penting bagi kami. Dia selalu bermain bagus dan kehadirannya akan menjadi hal penting untuk pertandingan besok,ÔÇØ pungkasnya.

Artikel terkait

Rekomendasi