Persebaya Surabaya Taklukkan Arema FC Empat Gol Tanpa Balas

Persebaya Surabaya Taklukkan Arema FC Empat Gol Tanpa Balas
Foto: Ilustrasi Persebaya Surabaya Taklukkan Arema FC Empat Gol Tanpa Balas.

Persebaya Surabaya berhasil menundukkan Arema FC dengan skor telak 4-0 dalam pertandingan lanjutan kasta tertinggi sepak bola Indonesia di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Selasa (28/4/2026) sore. Dominasi tim tamu terlihat jelas setelah organisasi pertahanan tim tuan rumah mengalami keruntuhan pada paruh kedua pertandingan.

Kemenangan besar tim berjuluk Bajul Ijo tersebut dikunci melalui sumbangan dua gol Francisco Rivera pada menit ke-49 dan ke-82, serta tambahan gol dari Jefferson Silva di menit ke-76 dan Mikel Alfredo Tata pada menit ke-87. Sebagaimana dilansir dari Bola, jalannya laga bertajuk derbi Jatim ini semula berlangsung ketat namun berubah timpang usai jeda babak pertama.

Strategi bertahan dengan garis rendah yang diterapkan Singo Edan pada awal laga sempat menyulitkan barisan penyerang lawan. Namun, peningkatan intensitas tekanan dan kecepatan pergerakan tanpa bola dari para pemain Persebaya di babak kedua gagal diantisipasi oleh lini belakang Arema FC.

Pelatih Arema FC, Marcos Santos, memberikan evaluasi mendalam terkait performa anak asuhnya yang dinilai kehilangan fokus pada momen-momen krusial. Ia menyoroti terjadinya kesalahan fatal dalam mengantisipasi situasi bola mati serta kegagalan dalam menutup celah saat transisi bertahan.

ÔÇ£Di babak kedua kami kebobolan karena kesalahan kami sendiri, lalu yang kedua penalti dari lemparan ke dalam. Lucas (Frigeri) menepis penalti tapi kami tidak masuk ke area untuk menyapu bola muntah yang ditepis Lucas,ÔÇØ ujar Marcos Santos, pelatih Arema FC.

Marcos Santos juga mengakui bahwa timnya kesulitan mengembangkan permainan setelah tertinggal gol pertama. Ketidakmampuan menciptakan peluang bersih membuat perjuangan mereka semakin berat saat menghadapi skema serangan balik cepat lawan.

ÔÇ£Lalu dua gol dari serangan balik saat kami harus menyerang. Itu adalah pertandingan di mana siapa pun yang mencetak gol lebih dulu punya peluang besar untuk unggul dan kami juga tidak punya peluang untuk mencetak gol,ÔÇØ imbuh Marcos Santos.

Kekalahan ini memicu reaksi permohonan maaf dari sang juru taktik kepada basis suporter tim. Ia menilai daya juang para pemain dalam pertandingan bergengsi tersebut masih jauh di bawah ekspektasi yang seharusnya ditunjukkan.

ÔÇ£Jadi saya minta maaf kepada pendukung Arema karena kurangnya sikap untuk memenangkan derbi sebesar Arema dan Persebaya,ÔÇØ ujar Marcos Santos lagi.

Terkait keputusan mengenai rotasi dan pergantian pemain yang dianggap terlambat oleh sebagian pihak, pelatih asal Brasil tersebut memberikan pembelaan teknis. Meskipun ada kendala kelelahan fisik pasca laga sebelumnya, ia tetap memprioritaskan mentalitas bertanding di lapangan.

ÔÇ£Seharusnya ada sikap lain tidak peduli siapa yang mulai atau siapa yang masuk. Kami harus melakukan yang lebih baik dan kami tidak melakukannya. Bukan alasan apakah ganti lebih awal atau lebih lambat, itu tidak berpengaruh. Sikap saat masuk ke lapangan lah yang harus diperbaiki, ditinjau kembali,ÔÇØ tutur Marcos Santos.

Sebagai penegasan terakhir, Marcos Santos mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh anggota skuad. Ia menekankan bahwa sisa pertandingan di akhir musim ini bukanlah waktu untuk bersantai bagi klub sebesar Arema FC.

ÔÇ£Jika ada yang mengira sudah liburan, masih ada empat atau lima pertandingan lagi untuk mengakhiri musim, jadi silakan pergi sekarang karena Arema adalah tim besar dan tidak boleh memiliki perilaku seperti itu,ÔÇØ pungkas Marcos Santos.

Artikel terkait

Rekomendasi