Persebaya Surabaya mengusung misi besar untuk mengakhiri catatan negatif yang telah bertahan selama hampir satu dekade di Stadion Haji Agus Salim. Pertandingan pekan ke-33 Super League ini menjadi ujian berat bagi mentalitas skuat asuhan Bernardo Tavares, seperti dikutip dari Suara.
Laga ini membawa beban sejarah yang signifikan bagi tim tamu karena kemenangan akan menjadi pencapaian perdana Bajul Ijo di markas Padang sejak tahun 2015. Tavares menilai tantangan ini bukan sekadar urusan taktik, melainkan ujian psikologis bagi para pemainnya.
Pelatih asal Portugal tersebut menggunakan rekor minor tersebut sebagai bahan bakar untuk memacu semangat juang skuatnya di lapangan.
"Bermain di Padang selalu sulit. Kalau melihat sejarah, Persebaya belum pernah menang di stadion ini," tuturnya.
Tavares menaruh harapan besar agar anak asuhnya mampu mengubah sejarah kegagalan masa lalu menjadi sebuah keberhasilan. Persiapan khusus telah dilakukan guna meredam permainan agresif tuan rumah yang tampil tanpa tekanan di hadapan pendukungnya sendiri.
"Kami berharap besok bisa mengubah sejarah itu," ujar pelatih Persebaya tersebut dengan nada optimis.
Target memutus tren buruk ini diharapkan menjadi stimulan semangat yang melampaui batas fisik para pemain di lapangan. Fokus utama Persebaya adalah meningkatkan efektivitas penyelesaian akhir di lini depan demi mengamankan tiga poin penuh.
"Kalau kami menang, itu akan menjadi sejarah karena Persebaya belum pernah menang di sini," kata Tavares.
"Itu harus menjadi motivasi tambahan bagi pemain," tambahnya saat memberikan arahan kesiapan mental tim sebelum laga dimulai.
Di sisi lain, Semen Padang berkomitmen menjaga sportivitas meskipun status mereka sudah dipastikan terdegradasi dari kompetisi kasta tertinggi. Tim berjuluk Kabau Sirah tersebut tidak berniat memberikan kemudahan bagi Persebaya dalam laga kandang pamungkas mereka.
Imran Nahumarury selaku juru taktik memastikan bahwa persiapan tim tetap dilakukan secara intensif layaknya menghadapi partai final. Baginya, menjaga integritas profesionalitas sebagai pesepak bola adalah prioritas utama hingga kompetisi resmi berakhir.
"Persiapan berjalan seperti biasa di laga home. Tentu laga yang sudah tak punya pengaruh untuk kami. Tapi kami tetap akan profesional sampai akhir nanti dengan berusaha maksimal di dua laga terakhir, home dan away," ujar Imran Nahumarury.
Para pemain tuan rumah diharapkan tetap memiliki motivasi tinggi untuk mengincar kemenangan sebagai bentuk penghormatan bagi para suporter. Pertandingan ini menjadi momen perpisahan yang emosional sebelum skuat Kabau Sirah turun kasta musim depan.
"Dan tentu saya harap pemain tetap antusias untuk meraih kemenangan sebagai hadiah terakhir untuk masyarakat Padang," tutur Imran.
Duel penentuan ini dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 15 Mei 2026, mulai pukul 15.30 WIB. Secara historis, Stadion Haji Agus Salim dikenal sebagai tempat yang sulit ditaklukkan oleh tim kebanggaan Bonek tersebut.
Semen Padang yang saat ini menempati dasar klasemen tetap bertekad untuk menutup musim dengan kepala tegak. Pertemuan ini akan membuktikan apakah rekor sembilan tahun tersebut akan tetap kokoh atau berhasil diruntuhkan oleh skuat Persebaya.