Perempuan Dominasi 64,5 Persen Sektor UMKM Industri Kreatif Indonesia

Perempuan Dominasi 64,5 Persen Sektor UMKM Industri Kreatif Indonesia
Foto: Ilustrasi Perempuan Dominasi 64,5 Persen Sektor UMKM Industri Kreatif Indonesia.

Sebanyak 64,5 persen pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia saat ini didominasi oleh perempuan yang mayoritas bergerak di sektor industri kreatif menurut data Kementerian Koperasi dan UKM. Fenomena penguatan peran perempuan sebagai penggerak ekonomi ini dibahas dalam forum Built by Her di Jakarta pada Senin (27/4/2026).

Diskusi yang diselenggarakan oleh IdeaFriends bersama Bank Saqu tersebut menyoroti bagaimana perempuan tidak hanya menjadi pelaku usaha berbasis hobi, tetapi juga pencipta nilai tambah bagi budaya dan ekonomi nasional. Teknologi digital dilaporkan mempermudah perempuan untuk memperluas jangkauan pasar secara fleksibel.

Head of Corporate Communication & Marketing Bank Saqu, Willy Apriando, menjelaskan bahwa kreativitas semata tidak cukup untuk menjamin keberlanjutan bisnis di tengah persaingan industri. Kebutuhan akan literasi keuangan menjadi krusial bagi para pelaku usaha perempuan saat ini.

ÔÇ£Agar usaha dapat berkembang secara berkelanjutan, diperlukan pemahaman keuangan yang baik, mulai dari pengelolaan arus kas hingga pengambilan keputusan finansial. Seiring berkembangnya industri kreatif, kami percaya kombinasi antara kreativitas dan pengelolaan keuangan yang tepat akan menjadi pondasi utama bagi lahirnya lebih banyak usaha yang berkelanjutan di Indonesia,ÔÇØ ujar Willy, dilansir dari Money.

Berdasarkan catatan Bank Saqu, sekitar 40 persen dari total profil nasabah mereka merupakan solopreneur atau pelaku usaha mandiri. Hal ini mendorong penyedia layanan perbankan untuk memperkuat ekosistem edukasi dan layanan yang mendukung transisi dari tahap merintis hingga ekspansi bisnis.

Layanan perbankan digital seperti fitur tabungan otomatis dan penyediaan kredit disiapkan untuk membantu kedisiplinan arus kas para pengusaha. Bank Saqu juga memperkenalkan layanan khusus bagi bisnis yang sudah berkembang untuk mengoptimalkan operasional harian melalui manajemen keuangan yang lebih sistematis.

Artikel terkait

Rekomendasi