Memasuki pertengahan tahun 2026, persaingan mobil ramah lingkungan di kelas harga Rp 400 jutaan semakin kompetitif bagi konsumen Indonesia.
Dikutip dari Otomotif, masyarakat kini memiliki dua pilihan utama yaitu teknologi Full Hybrid yang praktis atau Battery Electric Vehicle (BEV) dengan biaya operasional rendah.
Toyota Yaris Cross Hybrid dan BYD Atto 3 menjadi dua model yang sering dibandingkan dalam hal Total Cost of Ownership (TCO) atau total biaya kepemilikan.
Berdasarkan pengujian rute Jakarta Selatan menuju Bekasi sejauh 127 Km, Yaris Cross Hybrid mencatatkan angka efisiensi sebesar 24,5 kpl.
Untuk jarak tempuh 100.000 Km atau estimasi penggunaan lima tahun, mobil ini memerlukan sekitar 4.081,6 liter bahan bakar minyak (BBM).
Jika menggunakan asumsi harga Pertamax per Mei 2026 sebesar Rp 12.300 per liter, biaya yang harus dikeluarkan pemilik mencapai Rp 50.203.680.
Sementara itu, BYD Atto 3 memiliki efisiensi daya 6,49 km per kWh, sehingga membutuhkan total energi 15.408,3 kWh untuk jarak yang sama.
Pengisian daya di SPKLU dengan tarif Rp 2.466 per kWh memakan biaya Rp 38 jutaan, sedangkan pengisian di rumah jauh lebih murah yakni sekitar Rp 26 jutaan.
Perbandingan Pajak Tahunan dan Biaya Perawatan
Sektor pajak menunjukkan perbedaan angka yang sangat signifikan karena adanya insentif pemerintah bagi kendaraan listrik murni.
Pajak tahunan BYD Atto 3 hanya berkisar Rp 273.000 per tahun, sehingga total pengeluaran selama lima tahun hanya mencapai Rp 1.365.000.
Kondisi ini berbeda dengan Yaris Cross Hybrid yang dikenakan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebesar Rp 6,9 juta ditambah SWDKLLJ Rp 143.000 per tahun.
Pemilik Yaris Cross Hybrid setidaknya harus mengalokasikan dana sekitar Rp 35.000.000 untuk urusan pajak selama periode lima tahun penggunaan.
Dalam hal perawatan rutin, Toyota memberikan fasilitas bebas biaya jasa dan suku cadang hingga servis berkala ke-7 bagi penggunanya.
Setelah masa gratis berakhir, biaya servis ke-8 hingga ke-11 mencapai Rp 9.701.232 atau rata-rata Rp 1,9 juta setiap tahunnya.
BYD Atto 3 menawarkan biaya servis yang lebih terjangkau dengan total pengeluaran sekitar Rp 1.586.477 untuk mencapai jarak 80.000 km.
| Komponen Biaya | Toyota Yaris Cross Hybrid | BYD Atto 3 (Rumah/SPKLU) |
|---|---|---|
| Rp 50.203.680 | Rp 26.000.000 - Rp 38.000.000 | Rp 35.000.000 |
| Rp 1.365.000 | Rp 9.701.232 | Rp 1.586.477 (Hingga 80rb Km) |
Secara matematis, BYD Atto 3 lebih unggul dalam efisiensi energi, beban pajak yang ringan, serta biaya perawatan yang lebih ekonomis.
Namun, Yaris Cross Hybrid tetap menjadi opsi yang masuk akal bagi pengguna yang sering menempuh perjalanan jarak jauh tanpa ketergantungan pada fasilitas pengisian daya.