Aparat keamanan di Prancis terpaksa mengamankan ratusan pendukung Paris Saint-Germain (PSG) menyusul kerusuhan yang pecah setelah kemenangan dramatis di Liga Champions. Perayaan yang semula direncanakan berlangsung damai justru berujung ricuh di berbagai wilayah.
Kemenangan PSG atas Arsenal dalam laga final yang berlangsung di Budapest, Hungaria, memicu euforia massa dalam skala besar. Namun, kegembiraan tersebut ternoda oleh aksi perusakan di sedikitnya 15 kota berbeda di seluruh penjuru negeri.
Ratusan Orang Diamankan Aparat
Menteri Dalam Negeri Prancis, Laurent Nunez, melaporkan bahwa pihak kepolisian telah menangkap sebanyak 426 orang hingga Minggu pagi. Dari jumlah tersebut, lebih dari separuh penangkapan, yakni sekitar 238 orang, terjadi di pusat kota Paris.
Insiden ini juga menyebabkan tujuh petugas kepolisian mengalami luka-luka saat mencoba mengendalikan situasi. Salah satu petugas bahkan dilaporkan menderita cedera serius dalam bentrokan yang terjadi di kota Agen.
Daftar wilayah yang terdampak kerusuhan antara lain:
- Paris: Pusat keramaian massa di Champs-Elysees dan beberapa titik ibu kota.
- Agen: Lokasi bentrokan yang menyebabkan luka serius pada petugas kepolisian.
- Kota Lainnya: Termasuk di antaranya Rennes, Clermont-Ferrand, Grenoble, dan Toulouse.
Informasi tersebut merangkum persebaran kericuhan yang mencakup wilayah dari utara hingga selatan Prancis. Pihak berwenang mengonfirmasi bahwa kerusakan menyasar berbagai fasilitas umum serta properti pribadi milik warga.
Kerusakan Properti dan Tindakan Tegas Polisi
Laporan dari berbagai media lokal menyebutkan bahwa gangguan keamanan meliputi pengrusakan kendaraan, bangunan bisnis, hingga fasilitas publik. Di Toulouse, massa dilaporkan menyerang etalase toko dan merusak properti di sepanjang jalan.
Untuk meredam aksi anarkis tersebut, petugas kepolisian terpaksa menggunakan gas air mata guna membubarkan kerumunan. Selain melakukan penangkapan, polisi juga menyita sejumlah besar kembang api serta alat piroteknik berbahaya lainnya.
Beberapa fakta penting mengenai jalannya pertandingan final:
| Detail Pertandingan | Informasi |
|---|---|
| Skor Akhir | 1-1 (Adu Penalti 4-3) |
| Lokasi Final | Puskas Arena, Budapest |
| Lawan Final | Arsenal |
| Prestasi | Mempertahankan gelar (Back-to-Back) |
Tabel di atas menunjukkan bahwa PSG berhasil mengamankan gelar juara setelah melalui pertandingan yang sangat ketat hingga babak adu penalti. Pelatih Luis Enrique bahkan sempat menyebut laga melawan Arsenal ini jauh lebih menguras tenaga dibandingkan laga-laga sebelumnya.
Agenda Perayaan dan Sambutan Presiden
Meski diwarnai kerusuhan, pemerintah tetap merencanakan parade kemenangan resmi pada hari Minggu di Paris. Puluhan ribu penggemar diprediksi akan memenuhi jalanan ibu kota untuk memberikan penghormatan kepada para pemain.
Selain parade publik, Presiden Emmanuel Macron juga dijadwalkan menyambut skuad PSG secara langsung di Istana Elysee. Pertemuan ini merupakan bentuk apresiasi resmi negara atas keberhasilan klub mempertahankan supremasi di level Eropa.