Kesehatan baterai atau battery health pada perangkat iPhone secara alami akan mengalami penurunan seiring dengan durasi pemakaian. Komponen kimia di dalam baterai Lithium-ion (Li-ion) bakal aus sehingga kapasitas penyimpanan daya tidak lagi optimal.
Namun, penurunan drastis sering kali terjadi bahkan sebelum ponsel genap digunakan selama satu tahun. Dilansir dari Tekno, kondisi ini memicu kekhawatiran karena dapat mengganggu fungsi perangkat secara keseluruhan.
Battery health merupakan indikator yang menunjukkan durasi baterai dapat bertahan sebelum perlu diisi ulang. Jika persentasenya rendah, waktu pemakaian iPhone menjadi lebih singkat dan perangkat berisiko mati mendadak.
Penyebab utama merosotnya kesehatan baterai iPhone secara signifikan adalah paparan suhu panas. Apple merancang perangkat ini agar bekerja optimal pada rentang suhu 16 hingga 22 derajat Celcius.
Membiarkan perangkat terpapar suhu di atas 35 derajat Celcius akan mempercepat kerusakan kimia pada baterai. Suhu panas ini bisa berasal dari kondisi lingkungan maupun kebiasaan pengguna saat mengoperasikan ponsel.
Beberapa tindakan yang memicu panas berlebih antara lain meninggalkan iPhone di dalam mobil yang terparkir saat siang hari. Kondisi kabin mobil yang tertutup dapat menyimpan panas layaknya oven yang membahayakan baterai.
Paparan sinar matahari secara langsung juga menjadi faktor risiko besar. Temperatur perangkat akan melonjak cepat jika dibiarkan terkena radiasi matahari dalam waktu lama, yang berujung pada penurunan battery health.
Kebiasaan Pengisian Daya yang Salah
Penggunaan casing pelindung saat pengisian daya dapat memerangkap suhu panas. Saat dicas, suhu iPhone secara alami akan naik, dan penggunaan case membuat panas tersebut tidak terbuang dengan baik.
Mengoperasikan iPhone untuk aktivitas berat seperti bermain game, mengedit foto, atau mengakses media sosial sambil mengisi daya sangat tidak disarankan. Tindakan ini menciptakan panas ekstrem yang merusak sel baterai.
Aktivitas intens seperti merekam video dalam durasi lama juga meningkatkan suhu internal. Jika ditambah dengan pengisian daya hingga 100 persen dalam kondisi panas tersebut, kesehatan baterai akan berkurang lebih cepat.
Pada versi iOS 13 dan yang lebih baru, Apple telah menyertakan fitur penghenti pengisian daya otomatis di angka 80 persen. Fitur ini aktif saat sistem mendeteksi suhu perangkat yang terlalu tinggi akibat aktivitas berat.
Risiko Daya Kosong dan Perangkat Pengisi Daya KW
Selain masalah suhu, membiarkan daya iPhone benar-benar habis dalam waktu lama dapat merusak kemampuan baterai. Kondisi kosong yang berkepanjangan membuat baterai sulit, bahkan tidak mampu lagi menyimpan daya di kemudian hari.
Kualitas tegangan listrik yang diterima perangkat juga berpengaruh besar terhadap umur panjang baterai. Tegangan yang tidak stabil atau terlalu tinggi dapat mempercepat keausan komponen internal baterai.
Masalah tegangan ini biasanya bersumber dari penggunaan perangkat pengisi daya atau cas yang tidak asli (KW). Output listrik dari aksesori tidak resmi sering kali tidak sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan oleh baterai iPhone.