Astra Peugeot Surabaya Ungkap Penyebab Aki Mobil Cepat Soak

Astra Peugeot Surabaya Ungkap Penyebab Aki Mobil Cepat Soak
Foto: Ilustrasi Astra Peugeot Surabaya Ungkap Penyebab Aki Mobil Cepat Soak.

Banyak komponen pada kendaraan roda empat yang memegang peran krusial namun sering luput dari perhatian pemiliknya. Salah satu komponen vital tersebut adalah aki yang memiliki keterkaitan erat dengan sistem kelistrikan serta Engine Control Unit (ECU), seperti dilansir dari Otomotif.

Daya tahan baterai kendaraan ini umumnya berkisar antara dua hingga tiga tahun, bergantung pada intensitas pemakaian. Aki konvensional atau tipe basah biasanya memiliki masa pakai yang lebih singkat daripada jenis Maintenance Free (MF) karena memerlukan pengawasan serta pengisian cairan elektrolit secara berkala.

Meski begitu, Kepala Bengkel Astra Peugeot Surabaya, Mohan Kurniawan, menjelaskan bahwa dalam banyak kasus, baterai kendaraan yang melemah nyatanya tidak selalu disebabkan oleh faktor umur. Pemicu utamanya justru sering kali berasal dari minimnya pemeliharaan dan kekeliruan pola pemakaian.

"Aki mobil merupakan sumber utama tenaga listrik yang memungkinkan mesin dihidupkan serta seluruh fitur elektronik bekerja normal. Karena itu, perawatan aki bukan sekadar rutinitas tambahan, tetapi bagian penting untuk menjaga performa dan mencegah gangguan kelistrikan pada kendaraan," kata Mohan dalam keterangan resminya, Jumat (15/5/2026).

Mekanisme kerja komponen ini bertumpu pada penyimpanan daya listrik melalui proses reaksi kimia. Daya tersebut kemudian akan diisi kembali oleh alternator ketika mesin kendaraan sedang beroperasi, sehingga pemeriksaannya harus dilakukan secara rutin demi menjaga stabilitas pasokan listrik.

Menurut Mohan, mendeteksi kondisi komponen ini dapat dilakukan memakai alat voltmeter atau battery tester. Baterai kendaraan yang berada dalam kondisi prima umumnya menunjukkan angka tegangan antara 12,6 volt sampai 12,8 volt.

Apabila indikator menunjukkan angka di kisaran 12,4 volt, hal tersebut menjadi tanda bahwa daya baterai sudah mulai melemah. Sementara itu, jika angka tegangan merosot hingga di bawah 12 volt, pemilik harus segera melakukan pemeriksaan lanjutan karena komponen tersebut berisiko rusak atau kehilangan kemampuan menyimpan daya secara optimal.

Pada saat mesin menyala, sistem pengisian daya dari alternator idealnya beroperasi di angka 13,7 volt hingga 14,7 volt. Jika pasokan daya berada di bawah standar tersebut, terdapat indikasi bahwa sistem pengisian kendaraan tidak berfungsi dengan baik.

"Secara teknis, tegangan rendah menandakan kemampuan penyimpanan daya pada aki mulai menurun. Kondisi ini bisa dipengaruhi usia pakai, sulfasi pada pelat aki, atau sistem pengisian yang kurang optimal," ujarnya.

Frekuensi penggunaan kendaraan turut memegang andil besar terhadap daya tahan baterai. Mobil yang dibiarkan diam dalam waktu lama justru lebih cepat mengalami penurunan fungsi dibandingkan dengan kendaraan yang rutin dikendarai setiap hari.

Guna menjaga kondisinya tetap optimal, mobil sebaiknya dikendarai setidaknya selama 20 hingga 30 menit dalam sekali perjalanan agar alternator dapat mengisi daya secara maksimal. Bagi kendaraan yang jarang mengaspal, pemilik disarankan untuk memanaskan mesin dua sampai tiga kali seminggu demi menjaga kestabilan setrum.

Kebersihan pada area baterai juga menjadi poin krusial yang tidak boleh diabaikan. Pastikan area terminal selalu bebas dari tumpukan kotoran atau karat karena noda tersebut dapat menyumbat aliran arus listrik, yang berujung pada beratnya proses starter serta menurunnya performa kelistrikan.

Faktor lain yang berlaku untuk tipe basah maupun MF adalah ketepatan posisi serta kekuatan pengikat baterai di tempatnya. Guncangan yang terlalu keras saat mobil berjalan berisiko mengganggu struktur sel di dalam komponen dan mempercepat kemunculan kerusakan.

Terakhir, pemilik kendaraan wajib memastikan alternator atau sistem pengisian arus bekerja tanpa kendala. Kerusakan pada bagian alternator dapat mengakibatkan pasokan daya ke baterai terus-menerus mengalami defisit.

"Beberapa gejala yang umum muncul antara lain lampu indikator aki menyala, starter terasa berat, hingga aki baru yang cepat kehilangan daya," katanya.

Artikel terkait

Rekomendasi