Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman melaporkan realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga 17 Mei 2026 telah menyentuh angka Rp105,8 triliun dalam rapat kerja bersama Komisi VII DPR di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, pada Senin (18/5/2026).
Capaian tersebut setara dengan 35,8 persen dari keseluruhan target penyaluran KUR pada tahun ini yang ditetapkan sebesar Rp295 triliun, sebagaimana dilansir dari Detik Finance.
Data kementerian menunjukkan pembiayaan ini telah disalurkan kepada 1.695.528 debitur, yang terbagi atas 1.147.082 debitur baru dan 511.208 debitur graduasi.
"Update status akses pembiayaan dari sisi KUR. Ya memang karena ini ada keterkaitannya dengan APBN, subsidi kita di situ, yaitu realisasi penyaluran KUR per 17 Mei itu sebesar Rp 105 triliun dengan jumlah debitur sebanyak 1,69 juta," ujar Maman saat rapat kerja dengan Komisi VII DPR, di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Senin (18/5/2026).
Penyaluran ke sektor produksi tercatat mendominasi dengan nilai Rp67,2 triliun, atau setara 63,57 persen dari target khusus sektor produksi tahun 2026 yang dipatok sebesar 65 persen.
"Dan realisasi penyaluran KUR ke sektor produksi, berdasarkan target kita ditargetkan mencapai di 65%, naik kurang lebih sekitar 5% dari tahun kemarin yang hanya sebesar 60%. Dan ini bagi kami adalah motivasi dan dorongan untuk kita semua. Alhamdulillah sekarang sudah mencapai di 63,5%," terang Maman.
Selain pembiayaan, Maman memaparkan perkembangan legalitas usaha di mana 15,6 juta UMKM kini mengantongi Nomor Induk Berusaha (NIB), 3,7 juta memiliki sertifikasi halal, dan 628 ribu usaha memegang Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP IRT).
Kementerian UMKM saat ini juga tengah menguji coba aplikasi layanan terpadu bernama Sapa UMKM di tiga wilayah, yaitu Bandung, Makassar, dan Bali untuk mempermudah akses verifikasi, permodalan, hingga transaksi digital.
"Hasilnya cukup positif. Namun memang ada beberapa hal yang memang perlu kita sempurnakan. Insyaallah dalam waktu dekat dan akan terus kita sempurnakan," tambah Maman.