Kementerian Sosial menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap kedua pada April 2026 kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdaftar. Penyaluran bantuan periode ini sudah dapat diakses masyarakat secara mandiri menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) melalui platform digital resmi pemerintah.
Proses distribusi bantuan pada tahun ini diklaim menjadi lebih efisien berkat adanya integrasi data terbaru. Dilansir dari Bansos, pemerintah kini mengandalkan pembaruan melalui Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk memastikan ketepatan sasaran penerima manfaat di seluruh wilayah Indonesia.
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, menjelaskan bahwa penggunaan sistem data tunggal tersebut memberikan dampak signifikan terhadap kecepatan pengiriman bantuan ke tangan masyarakat. Target distribusi kini menjadi lebih awal dibandingkan dengan jadwal penyaluran pada tahun-tahun sebelumnya.
"Dengan sistem ini, distribusi bantuan dapat dilakukan lebih cepat, bahkan sekitar 10 hari lebih awal dibanding periode sebelumnya." kata Saifullah Yusuf, Menteri Sosial.
Masyarakat dapat melakukan verifikasi status kepesertaan melalui situs resmi cekbansos.kemensos.go.id atau melalui aplikasi Cek Bansos yang tersedia di layanan penyedia aplikasi. Pencarian data dilakukan dengan memasukkan NIK dan kode verifikasi captcha guna menampilkan jenis bantuan yang diterima.
"Cari Data" klik Saifullah Yusuf, Menteri Sosial.
Terdapat beberapa kriteria ketat bagi penerima bantuan pada tahun 2026, di antaranya harus terdaftar dalam DTSEN dan masuk dalam kategori masyarakat paling rentan pada desil 1 hingga 4. Calon penerima juga diwajibkan sebagai Warga Negara Indonesia yang bukan merupakan anggota ASN, TNI, maupun Polri.
Kegagalan dalam munculnya nama saat pengecekan dapat disebabkan oleh beberapa faktor teknis dan administratif. Hal ini meliputi data yang belum diperbarui dalam DTSEN, ketidaksinkronan NIK dengan Kartu Keluarga, hingga adanya perubahan kondisi ekonomi penerima yang dinilai sudah membaik oleh sistem.