Indomobil Group mencatatkan lonjakan signifikan pada segmen kendaraan listrik dengan kontribusi mencapai lebih dari 50 persen terhadap total penjualan perusahaan. Pencapaian ini dilaporkan dalam gelaran Indomobil Expo yang berlangsung di Senayan City pada 5-17 Mei 2026 di tengah penguatan tren elektrifikasi domestik.
Portofolio kendaraan listrik grup ini terus berkembang melalui berbagai merek seperti Changan, Citroën, GAC Aion, JAC Motors, hingga Maxus. Dilansir dari Otomotif, merek-merek premium yang sebelumnya fokus pada mesin konvensional seperti Mercedes-Benz, Volkswagen, Nissan, dan Kia kini turut memperkuat lini elektrifikasi di bawah naungan Indomobil.
Chief Executive Officer Indomobil Dealership Group, Santiko Wardoyo, menegaskan bahwa realisasi penjualan kendaraan berbasis baterai tersebut telah melewati estimasi awal perusahaan. Pertumbuhan ini mencerminkan transisi nyata konsumen dari mobil berbahan bakar fosil ke teknologi ramah lingkungan.
ÔÇ£(Kontribusi mobil listrik) cukup banyak ya. Di atas setengah, (sudah) di atas 50 persen lah,ÔÇØ ujar Santiko di Jakarta, Selasa (5/5/2026).
Kenaikan kontribusi internal Indomobil berbanding lurus dengan data pasar otomotif nasional yang menunjukkan tren positif. Pada kuartal I-2026, penjualan mobil listrik berbasis baterai (BEV) di Indonesia tercatat menyentuh angka 33.150 unit atau melonjak sebesar 95,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Persentase pangsa pasar kendaraan listrik nasional kini berada di angka 15,9 persen dari keseluruhan penjualan otomotif. Dinamika pasar juga dipengaruhi oleh hadirnya pemain baru, termasuk model Atto 1 dari BYD serta langkah Indomobil masuk ke segmen terjangkau melalui Changan Lumin.