Polresta Solo mengerahkan sebanyak 510 personel gabungan untuk mengamankan pertandingan Liga 1 antara Persis Solo melawan Persebaya Surabaya di Stadion Manahan pada Sabtu (9/5/2025). Langkah ini diambil untuk memastikan laga berjalan kondusif tanpa kehadiran suporter tim tamu, dilansir dari Suara.
Pihak kepolisian melakukan penyekatan ketat di berbagai jalur darat dan transportasi umum guna mengantisipasi kedatangan pendukung Persebaya. Operasi ini melibatkan koordinasi lintas wilayah guna mematuhi regulasi dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) yang melarang suporter tandang hadir di stadion.
Kabagops Kompol Wahyu Joko Nugroho menjelaskan bahwa koordinasi intensif telah dijalin bersama Polres Sragen dan Polres Karanganyar untuk menjaga titik-titik strategis di perbatasan kota.
"Penyekatan dilakukan di wilayah perbatasan Sragen tepatnya Kecamatan Sambungmacan dan Tugu Gading, serta kawasan Palur oleh Polres Karanganyar," ujar Kompol Wahyu, Kamis (7/5/2026).
Dari total personel yang disiagakan, sebanyak 410 petugas ditempatkan pada ring 2 dan ring 3 serta area sekitar Stadion Manahan. Sementara itu, 100 personel lainnya tetap siaga di Mapolresta Surakarta sebagai cadangan untuk mengantisipasi situasi kontinjensi yang mungkin terjadi.
Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo meminta agar para pendukung tim tamu menahan diri dan memberikan dukungan dari rumah masing-masing demi kebaikan bersama.
ÔÇ£Kerja sama semua pihak sangat penting demi menciptakan atmosfer sepak bola yang aman, nyaman, dan lebih baik,ÔÇØ ujar Kombes Pol Catur.
Pengamanan ini juga melibatkan unsur TNI serta petugas keamanan internal stadion yang diminta memperketat pengawasan terhadap potensi penyusupan suporter tamu. Polresta Surakarta menegaskan bahwa tindakan ini murni merupakan penerapan aturan resmi dan bukan bentuk diskriminasi terhadap kelompok tertentu.