Pembalap utama Red Bull Racing, Max Verstappen, baru-baru ini mengungkapkan sisi lain dari impian kariernya di dunia balap motor. Pemegang gelar juara dunia Formula 1 empat kali tersebut menyatakan akan beralih ke ajang MotoGP seandainya ia gagal menembus kompetisi jet darat.
Kecintaan Verstappen terhadap ajang MotoGP memang bukan rahasia lagi di kalangan penggemar otomotif. Baginya, balapan motor kelas premier tersebut merupakan alternatif utama jika jalan kariernya di roda empat tidak berjalan mulus.
Darah Balap dari Keluarga
Bakat luar biasa yang dimiliki Verstappen saat ini sejatinya mengalir deras dari latar belakang kedua orang tuanya. Sang ayah, Jos Verstappen, merupakan mantan pembalap F1 yang sudah sangat berpengalaman di lintasan balap.
Sementara itu, ibundanya yang bernama Sophie Kumpen juga memiliki rekam jejak mumpuni di dunia balap karting Belgia. Lingkungan keluarga inilah yang membuat Verstappen sudah sangat akrab dengan dunia otomotif sejak usia yang sangat dini.
Ketertarikan pembalap asal Belanda ini terhadap kecepatan bahkan merambah hingga ke dunia virtual. Di tengah padatnya jadwal kompetisi F1 musim 2025, ia diketahui masih sering meluangkan waktu untuk berpartisipasi dalam balapan daring.
Ambisi di Balap Motor
Meski kini menjadi salah satu pembalap F1 terbaik sepanjang sejarah, Verstappen pernah merasa bahwa menembus ajang jet darat adalah tantangan yang sangat berat. Hal inilah yang sempat membuatnya memikirkan rencana cadangan dengan berpindah ke balap motor.
Dalam sebuah wawancara terbaru, Verstappen menegaskan bahwa pilihannya akan jatuh pada MotoGP jika skenario kegagalan di F1 benar-benar terjadi. Baginya, tantangan di atas kuda besi merupakan sesuatu yang sangat menarik untuk dicoba.
Pernyataan langsung Max Verstappen mengenai ambisinya di dunia balap motor:
- "MotoGP adalah pilihan utama saya jika harus memilih profesi lain di luar balap mobil roda empat."
- "Seandainya saya tidak bisa berkompetisi di F1, saya pasti akan mengejar karier sebagai pembalap motor."
- "Pilihan ini tentu saja berlaku jika saya memang memiliki bakat yang cukup untuk bersaing di sana," ujarnya sambil tertawa.
Kutipan tersebut diambil dari laporan Crash pada Senin, 10 November 2025, yang memperlihatkan sisi humoris sekaligus kekaguman Verstappen pada pembalap MotoGP. Pria berusia 28 tahun itu menyadari bahwa setiap kategori balapan memiliki tingkat kesulitan dan kebutuhan bakat yang berbeda.
Fokus pada Perebutan Gelar F1
Walaupun sering membicarakan minatnya pada olahraga lain, Verstappen tetap menunjukkan dedikasi penuh di lintasan Formula 1. Ia menyadari bahwa mempertahankan performa di level tertinggi memerlukan konsentrasi yang luar biasa besar.
Verstappen baru-baru ini menekankan pentingnya konsistensi demi menjaga peluang menjadi juara dunia kembali pada musim 2025. Ia merasa bahwa timnya harus berjuang maksimal dan memenangkan setiap balapan tersisa agar posisi di klasemen tetap aman.
Berikut adalah ringkasan profil dan pencapaian Max Verstappen di dunia balap:
| Kategori | Keterangan Data |
|---|---|
| Gelar Juara Dunia F1 | Empat Kali Juara Dunia |
| Tim Saat Ini | Red Bull Racing |
| Hobi Selain Balapan | Balapan Virtual (Sim Racing) |
| Olahraga Favorit Lain | MotoGP (Balap Motor) |
| Usia Saat Ini | 28 Tahun |
Tabel di atas merangkum bagaimana Verstappen membangun kariernya sebagai salah satu atlet paling dominan di dunia saat ini. Meski impian ke MotoGP hanyalah sebuah pengandaian, hal ini menunjukkan besarnya antusiasme Verstappen terhadap semua jenis kompetisi balap motor.
Keberhasilannya menjuarai F1 GP Amerika Serikat 2025 sebelumnya juga semakin memperkuat posisinya sebagai kandidat kuat juara dunia musim ini. Penggemar otomotif tentu akan terus menantikan apakah suatu saat nanti Verstappen benar-benar akan mencoba menunggangi motor MotoGP di lintasan resmi.