Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi memulai rangkaian perayaan HUT ke-499 Kota Jakarta dengan menggelar pertunjukan musik lintas genre. Acara bertajuk Jagat Suara Jakarta ini menyajikan perpaduan harmonis antara unsur musik tradisional dan modern bagi warga ibu kota.
Dilansir dari Detikcom, panggung hiburan ini dirancang sebagai ruang selebrasi yang inklusif untuk berbagai lapisan masyarakat. Beragam aliran musik mulai dari reggae, ska, hingga rock modern dihadirkan dalam satu panggung terbuka di koridor Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan.
Lokasi acara yang berpusat di Pedestrian Plaza Festival ini dimeriahkan oleh deretan musisi dengan karakter unik. Sejumlah penampil seperti Orkes Trotoar, Souljah, Pasming Based, Defodio, hingga grup legendaris Kinder Garten sukses menghibur pengunjung yang memadati area tersebut.
Penampilan Orkes Trotoar menjadi salah satu daya tarik utama karena menyisipkan instrumen tradisional dalam aransemennya. Kelompok musik ini membawakan berbagai lagu dengan sentuhan alat musik gendang dan tamborin yang memberikan warna berbeda di atas panggung.
Suasana semakin energik saat grup band Kinder Garten tampil membawakan irama ska yang khas. Sementara itu, grup Defodio memberikan suntikan semangat melalui aliran musik rock, melengkapi keberagaman genre yang menjadi konsep utama Jagat Suara Jakarta.
Nuansa Jamaican music juga hadir melalui penampilan Souljah yang membawakan perpaduan reggae dan ska. Di sisi lain, Pasming Based menciptakan momen interaktif dengan mengajak pengunjung bernyanyi bersama melalui sesi karaoke lagu-lagu populer yang sedang viral.
Respon Pengunjung terhadap Konsep Acara
Seorang pengunjung bernama Fanny memberikan apresiasi positif terhadap konsep pertunjukan yang mampu merangkul berbagai kelompok usia. Menurutnya, variasi genre yang ditampilkan membuat acara ini bisa dinikmati oleh anak muda hingga kalangan orang tua.
"Menurut aku berhasil sih karena tadi genrenya macem-macem banget jadi semua orang bisa menikmati. Ada yang suka reggae, ska, rock, sampai musik yang nuansa tradisional juga ada. Jadi bukan cuma anak muda aja, tapi kayak keluarga dan orang tua juga kelihatan ikut menikmati acaranya," ujarnya, Minggu (10/5/2026).
Fanny juga menambahkan bahwa setiap bintang tamu meninggalkan kesan yang berbeda bagi para penonton yang hadir di lokasi. Ia secara khusus menyoroti keunikan salah satu penampil yang memadukan unsur etnik dalam musiknya.
"Yang paling berkesan buat aku tadi Orkes Trotoar sih karena vibes-nya seru banget. Selain itu, mereka juga menarik karena bawain lagu dengan alat musik gendang sama tamborin jadi terasa beda dan unik dibanding penampilan lainnya," ungkapnya.
Inisiatif Jagat Suara Jakarta ini menjadi bagian penting dari pembuka rangkaian panjang peringatan hari jadi kota yang ke-499. Pemprov DKI Jakarta menempatkan acara ini sebagai sarana hiburan yang merangkul selera musik kolektif seluruh warga Jakarta.