Pemkab Garut Jajaki Kerja Sama Ekonomi dengan Kota Shizuoka Jepang

Pemkab Garut Jajaki Kerja Sama Ekonomi dengan Kota Shizuoka Jepang
Foto: Ilustrasi Pemkab Garut Jajaki Kerja Sama Ekonomi dengan Kota Shizuoka Jepang.

Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, resmi menerima kunjungan kerja delegasi dari Kota Shizuoka, Jepang, pada Kamis (28/5/2026) untuk menjajaki kolaborasi internasional. Pertemuan ini berfokus pada pengembangan potensi komoditas lokal serta penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) di wilayah Garut, sebagaimana dilansir dari Media Indonesia.

Kemitraan dengan pihak Jepang tersebut diharapkan mampu menciptakan nilai tambah bagi masyarakat luas. Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyatakan bahwa langkah kolaboratif ini bertujuan untuk membawa berbagai potensi lokal dari Kabupaten Garut menuju panggung global.

Ada tiga sektor prioritas yang menjadi fokus utama dalam diskusi penjajakan kerja sama ini. Sektor tersebut meliputi pertanian yang berfokus pada budidaya dan peningkatan volume ekspor kopi, sektor kelautan terkait pengembangan komoditas lobster di Garut Selatan, serta sektor ketenagakerjaan.

"Kami berdiskusi terkait potensi kerja sama ini, mudah-mudahan ke depan bisa terealisasi, terutama pada komoditas kopi. Selain itu, kami berupaya membantu tenaga terampil untuk bekerja di Jepang sehingga memberikan manfaat bagi kedua belah pihak," ujar Abdusy Syakur Amin, Bupati Garut.

Upaya pengiriman tenaga kerja terampil asal Garut ke Jepang tersebut akan diimplementasikan melalui program "1 Desa 1 Migran". Program inisiatif pemerintah daerah ini dirancang untuk menyerap tenaga kerja lokal secara profesional, legal, dan berkelanjutan di tingkat desa.

Perwakilan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Bitode, Dadan Muhamad Arifin, yang mendampingi delegasi Jepang, Nao San, menjelaskan bahwa kunjungan ini juga bertujuan menyukseskan program pemerintah daerah dalam bidang ketenagakerjaan. Pihak delegasi Jepang sendiri memberikan apresiasi tinggi terhadap kualitas kopi Garut yang telah memiliki reputasi baik di pasar mereka.

Sebagai tindak lanjut dari pertemuan ini, tim delegasi dijadwalkan melakukan peninjauan langsung ke lapangan. Agenda tersebut mencakup peninjauan proses budidaya kopi serta pemetaan potensi perikanan tangkap dan ekspor lobster di kawasan pesisir Garut Selatan.

Artikel terkait

Rekomendasi