Lestari Moerdijat: Pemenuhan Hak Disabilitas Butuh Komitmen Kuat Semua Pihak
Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, menegaskan bahwa pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas memerlukan komitmen kuat dari seluruh pemangku kepentingan guna menjalankan amanat konstitusi. Hal tersebut disampaikan Lestari merespons masih rendahnya akses kelompok disabilitas terhadap pendidikan tinggi dan sektor formal di Indonesia.
Berdasarkan catatan Komisi Nasional Disabilitas (KND), terdapat 38 rancangan undang-undang (RUU) yang berkaitan dengan isu disabilitas dari total 67 RUU prioritas dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) tahun 2026. RUU tersebut mencakup sektor krusial seperti Pemilu, administrasi kependudukan, kepolisian, hingga Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).
Lestari Moerdijat, yang akrab disapa Rerie, menekankan bahwa penyusunan regulasi tidak boleh sekadar formalitas. "Pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas dalam aspek kehidupan bermasyarakat harus dilakukan dengan komitmen penuh, karena undang-undang dan konstitusi sudah mengamanatkan hal itu," ujar Rerie dalam keterangan tertulisnya, Kamis (21/5).
Ia juga menyoroti data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan ketimpangan nyata. Dari 17,9 juta penyandang disabilitas di Indonesia, hanya 2,8% yang berhasil menuntaskan pendidikan hingga perguruan tinggi. Sementara di sektor ekonomi, sekitar 70% penyandang disabilitas masih terjebak di sektor informal yang rentan dan minim perlindungan.
Legislator dari Dapil II Jawa Tengah ini mendorong adanya percepatan kebijakan di tingkat daerah melalui harmonisasi Peraturan Daerah (Perda) inklusif di seluruh provinsi dan kabupaten/kota. Selain itu, ia meminta agar penyandang disabilitas dilibatkan secara aktif dalam setiap pembahasan kebijakan yang berdampak pada mereka.
Sebagai Anggota Komisi X DPR RI, Rerie mengajak pemerintah pusat, daerah, sektor swasta, hingga masyarakat untuk berkolaborasi membangun sistem layanan publik yang efektif. "Para pemangku kepentingan dan masyarakat harus mampu membangun sistem perlindungan dan layanan publik yang efektif bagi penyandang disabilitas, sebagai bagian upaya mewujudkan amanah konstitusi kita," pungkasnya.
- Tingkatkan Peran Masyarakat Adat dalam Kedaulatan Pangan dan Keanekaragaman Hayati 20/5/2026 18:33 Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menekankan pentingnya peran masyarakat adat sebagai benteng terakhir pelestarian biodiversitas dan kedaulatan pangan nasional.
- Hari Buku Nasional: Lestari Moerdijat Soroti Penurunan Indeks Literasi Indonesia 17/5/2026 17:38 Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat ajak evaluasi ekosistem literasi di Hari Buku Nasional. Indeks membaca turun, Gen Z jadi harapan baru.
- Lestari Moerdijat Ingatkan Waspada Hantavirus di Indonesia, 23 Kasus Tercatat 15/5/2026 18:33 DPR RI menyoroti kewaspadaan terhadap penyebaran Hantavirus di Indonesia. Tercatat 23 kasus positif sejak 2024 hingga 2026, pemerintah diminta memperkuat edukasi dan pencegahan.
- Lestari Moerdijat Minta Pemerintah Serius Lindungi 200 Ribu Anak Terpapar Judi Online 15/5/2026 15:29 Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendesak langkah komprehensif atasi darurat judi online anak yang mencapai 200 ribu jiwa. Simak selengkapnya.
- Lestari Moerdijat: Penanaman Nilai Integritas Fondasi Karakter Anak Bangsa 12/5/2026 16:16 Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat tegaskan pentingnya integritas di lembaga pendidikan guna cegah pungli dan kecurangan akreditasi demi karakter bangsa.
- Polisi Dalami Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Penyandang Disabilitas di Gunungkidul 13/5/2026 15:04 KASUS dugaan tindak pidana kekerasan seksual menimpa seorang anak perempuan penyandang disabilitas di Kapanewon Patuk, Kabupaten Gunungkidul.
- Lestari Moerdijat: Penguasaan AI Kunci Pemberdayaan Penyandang Disabilitas dan UMKM 11/5/2026 16:06 Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong penyandang disabilitas kuasai AI untuk kemandirian ekonomi dan akselerasi UMKM di era digital.
- Perkuat Inklusi Kerja, Mitra Netra Hadirkan Direktori Profesi untuk Tunanetra 06/5/2026 14:26 Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2024 mencatat jumlah penyandang disabilitas di Indonesia mencapai lebih dari 17,8 juta orang,
- UTBK UGM Diikuti 15.789 Peserta, 13 di Antaranya Penyandang Disabilitas 21/4/2026 16:35 15.789 peserta termasuk 13 di antaranya penyandang disabilitas mengikuti UTBK SNBT (Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes) di Kampus Universitas Gadjah Mada.
- 12 Penyandang Disabilitas Berkompetisi dengan 26.981 Peserta UTBK UNS 2026 21/4/2026 16:20 UTBK sebanyak 18 sesi itu dilaksanakan di laboratorium komputer di kampus Kentingan, Kampus Mesen, dan Kampus Pabelan.