Warga Indramayu Tingkatkan Pembelian Hewan Kurban di Tengah Kenaikan Harga

Warga Indramayu Tingkatkan Pembelian Hewan Kurban di Tengah Kenaikan Harga
Foto: Ilustrasi Warga Indramayu Tingkatkan Pembelian Hewan Kurban di Tengah Kenaikan Harga.

Permintaan hewan kurban di Kabupaten Indramayu mencatat lonjakan signifikan menjelang Hari Raya Idul Adha meskipun terdapat kenaikan harga beli dibandingkan tahun lalu. Fenomena ini terlihat dari tingginya aktivitas transaksi di Bazar Ternak Puskeswan Indramayu pada Kamis (21/5/2026).

Lonjakan transaksi tersebut berdampak positif bagi para peternak lokal yang menjajakan hewan dagangannya secara langsung. Berdasarkan data penjualan awal, antusiasme masyarakat untuk menunaikan ibadah kurban pada tahun ini diprediksi melampaui total penjualan musim sebelumnya, seperti dilansir dari Media Indonesia.

Salah seorang pedagang di Bazar Ternak Puskeswan Indramayu, Abdul Halim, mengonfirmasi peningkatan omzet dagangannya yang melonjak sejak awal pembukaan lapak. Ia berhasil melepas belasan ekor hewan ternak hanya dalam hitungan hari.

ÔÇ£Hari pertama buka saja langsung laku dua ekor ukuran besar dengan harga kisaran Rp5,5 juta hingga Rp6 juta per ekor. Kalau tahun lalu, selama lima hari pertama belum mencapai angka penjualan sebanyak sekarang,ÔÇØ ujar Halim, pedagang Bazar Ternak Puskeswan Indramayu.

Kenaikan harga jual ternak kurban pada tahun ini menyentuh angka ratusan ribu rupiah untuk seluruh kategori ukuran. Halim menjelaskan bahwa penyesuaian harga ini tetap diiringi oleh minat beli masyarakat yang tinggi.

ÔÇ£Misalkan yang tahun lalu harganya Rp3,2 juta, sekarang menjadi Rp3,5 juta. Saat ini saya menjual kambing dan domba di kisaran Rp3,5 juta hingga Rp6 juta per ekor, tergantung ukurannya,ÔÇØ jelas Halim, pedagang Bazar Ternak Puskeswan Indramayu.

Pedagang optimistis tren positif ini terus bertahan hingga hari H pelaksanaan Idul Adha. Pasokan tambahan juga telah dipersiapkan guna mengantisipasi lonjakan permintaan susulan dari konsumen.

ÔÇ£Semakin mendekati lebaran, penjualan biasanya semakin meningkat. Saya optimis bisa terjual lebih banyak dari tahun kemarin karena antusiasme warga terlihat sejak awal buka lapak,ÔÇØ tambah Halim, pedagang Bazar Ternak Puskeswan Indramayu.

Pemerintah daerah mengimbangi lonjakan pasar ini dengan memperketat pengawasan kelayakan hewan. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Indramayu mengerahkan puluhan petugas gabungan bersama Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) untuk memantau kondisi kesehatan ternak di lapangan.

Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner DKPP Indramayu, Dian Daju, memaparkan langkah preventif melalui pemeriksaan antemortem langsung di lokasi penjualan demi memproteksi konsumen.

ÔÇ£Hewan yang dinyatakan sehat akan diberikan kalung label sehat. Hingga saat ini, kami belum menemukan adanya hewan kurban yang sakit. Jika ditemukan, kami akan melarang pedagang menjualnya kepada masyarakat,ÔÇØ tegas Dian, Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner DKPP Indramayu.

Langkah pengawasan kesehatan hewan ini dijadwalkan terus berlangsung secara berkelanjutan. Tim DKPP Indramayu direncanakan kembali melakukan pemeriksaan post mortem pasca-penyembelihan di masjid dan mushola pada hari H Idul Adha serta hari Tasyrik.

Artikel terkait

Rekomendasi