Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan memulai pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertanian di Desa Telang Karya, Kecamatan Muara Telang, Banyuasin, Jumat (24/4). Fasilitas ini bertujuan memperluas akses energi terjangkau bagi petani di wilayah tersebut.
Sebagaimana dilansir dari Kompas, realisasi komitmen energi tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama atau ground breaking yang melibatkan Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP). Pengelolaan fasilitas ini nantinya akan diserahkan kepada Koperasi Tuah Selebar Daun.
Sejumlah pejabat penting hadir dalam seremoni tersebut, termasuk Staf Khusus Menteri Pertanian Bidang Kebijakan Pertanian, Sekretaris Daerah Banyuasin, serta perwakilan dari Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel. Agenda ini menjadi bagian dari upaya modernisasi alat mesin pertanian di lapangan.
Staf Khusus Menteri Pertanian Bidang Kebijakan Pertanian, Sam Herodian, menjelaskan bahwa proyek ini adalah langkah nyata dalam implementasi kebijakan satu harga BBM untuk para petani. Hal tersebut dipandang krusial guna memperkuat ketahanan pangan nasional secara kolektif.
"Dalam rangka mendukung swasembada pangan berkelanjutan, petani membutuhkan akses BBM yang mudah dan terjangkau. Kehadiran SPBU Pertanian di Muara Telang ini menjadi langkah konkret untuk mewujudkan hal tersebut," ujar Sam Herodian, Staf Khusus Menteri Pertanian Bidang Kebijakan Pertanian.
Region Manager Retail Sales Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Ayub Ritto, memberikan apresiasi atas koordinasi yang terjalin antara kementerian terkait dan pemerintah daerah. Ia menekankan pentingnya mendekatkan titik distribusi BBM ke sentra-sentra produksi pertanian.
"Kami mengapresiasi sinergi Kementerian Pertanian, Kementerian ESDM, BPH Migas, serta Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Kabupaten Banyuasin dalam mewujudkan akses energi yang lebih merata bagi petani. Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel berkomitmen memastikan ketersediaan BBM dengan akses yang lebih dekat dan terjangkau bagi seluruh pelaku pertanian. Melalui SPBU Pertanian di lokasi ini, diharapkan petani dapat memperoleh BBM bersubsidi dengan lebih mudah, aman, dan efisien,ÔÇØ ujar Ayub Ritto, Region Manager Retail Sales Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel.
Prosesi simbolis peletakan batu pertama dilakukan setelah penyerahan Izin Prinsip dari pihak Pertamina kepada pihak koperasi. Langkah administratif ini menjadi dasar legalitas bagi Koperasi Tuah Selebar Daun untuk segera mengoperasikan fasilitas distribusi energi tersebut.
Ketua Koperasi Tuah Selebar Daun, Sumartono, menyampaikan bahwa kehadiran fasilitas baru ini sangat dinantikan oleh anggota koperasi dan warga setempat. Pihaknya optimis infrastruktur ini akan berdampak langsung pada penurunan biaya operasional harian.
"Kehadiran SPBU Pertanian ini diharapkan dapat membantu aktivitas kami para petani. Semoga dengan adanya SPBU Pertanian ini, BBM jadi lebih mudah didapat dan biaya operasional pertanian pun bisa lebih hemat," ungkap Sumartono, Ketua Koperasi Tuah Selebar Daun.
Infrastruktur energi di Muara Telang ini diproyeksikan memberikan dampak ekonomi berantai bagi kawasan pedesaan. Selain meningkatkan efisiensi kerja petani, keberadaan SPBU ini diharapkan mampu menekan harga produksi pangan di tingkat produsen.