PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Jambi menjalin kemitraan dengan PT Cassia Co-Op untuk mengakselerasi pengiriman kayu manis Kerinci ke pasar Amerika, Eropa, dan Asia melalui Terminal Petikemas Talang Duku pada Sabtu (25/4/2026).
Volume pengiriman komoditas unggulan ini diproyeksikan menyentuh angka 1.000 hingga 1.500 ton pada tahun 2026. Kerja sama tersebut difokuskan pada pembenahan jalur logistik agar produk lokal memiliki daya saing yang lebih kuat di kancah internasional sebagaimana dilansir dari Money.
General Manager Pelindo Regional 2 Jambi, Febrianto Zenny, menjelaskan bahwa sinergi ini mengedepankan optimalisasi fasilitas pelabuhan untuk mendukung kelancaran distribusi barang ekspor daerah.
"Optimalisasi layanan pelabuhan akan mempercepat arus barang dan meningkatkan kualitas distribusi ekspor," ujar Febrianto dalam keterangan tertulis Sabtu (25/4/2026).
Febrianto menambahkan bahwa pemanfaatan layanan kepelabuhanan secara maksimal merupakan kunci dalam mendorong peningkatan volume ekspor kayu manis. Langkah strategis ini diharapkan mampu mengatasi hambatan distribusi yang selama ini dialami para pelaku usaha di Jambi.
Sementara itu, Founder Cassia Co-Op, Patrick Barthelemy, menilai kolaborasi tersebut merupakan momentum penting bagi penguatan posisi kayu manis asal Kerinci di pasar global.
"Kerja sama ini tidak hanya memperluas akses pasar, tetapi juga memperkuat posisi kayu manis Kerinci sebagai komoditas bernilai tinggi di pasar internasional," kata Patrick Barthelemy, Founder Cassia Co-Op.
Patrick juga menekankan bahwa perbaikan pada rantai pasok sangat diperlukan guna memastikan ketersediaan stok yang konsisten. Efisiensi logistik menjadi jawaban atas tantangan infrastruktur yang selama ini menghambat potensi besar perkebunan di wilayah tersebut.
Integrasi antara layanan pelabuhan dan sistem distribusi ini diprediksi akan membuat aktivitas ekspor menjadi lebih berkelanjutan. Inisiatif tersebut sekaligus mempertegas peran Jambi sebagai gerbang utama pengiriman hasil perkebunan nasional ke berbagai negara tujuan.