Skuad Persebaya Surabaya diinstruksikan untuk segera mengalihkan fokus menjelang pertandingan pamungkas menjamu Persik Kediri di Stadion Gelora Bung Tomo pada Sabtu (23/5) mendatang. Instruksi tersebut diberikan agar para pemain tidak larut dalam euforia setelah memetik kemenangan besar di markas Semen Padang, seperti dilansir dari Media Indonesia pada Minggu (17/5).
Laga lanjutan Super League ini disiapkan secara serius oleh jajaran kepelatihan tim berjuluk Bajul Ijo tersebut. Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menekankan pentingnya kesiapan mental anak asuhnya agar tidak merayakan hasil positif sebelumnya secara berlebihan di Surabaya.
"Pemain harus fokus menatap laga lanjutan Super League daripada merayakan berlebihan hasil pertandingan sebelumnya," kata Pelatih Persebaya Bernardo tavares di Surabaya, Minggu (17/5).
Proses pemulihan kondisi fisik kini menjadi perhatian utama jajaran staf kepelatihan setelah tim menempuh perjalanan jauh dari Kota Padang. Tavares menginginkan seluruh anggota tim kembali ke tingkat kebugaran tertinggi sebelum bertanding di hadapan pendukung sendiri.
"Sekarang fokus kami recovery dan melihat kondisi pemain. Beberapa pemain belum 100% fit. Kami harus tetap rendah hati dan tidak terlena," tegas Bernardo Tavares.
Sikap waspada dan komitmen untuk bekerja keras juga disepakati oleh seluruh elemen pemain di dalam tim. Bekal kemenangan dari laga tandang sebelumnya dinilai harus menjadi motivasi tambahan, bukan alasan untuk bersantai.
"Kami harus tetap rendah hati dan bekerja keras lagi untuk pertandingan selanjutnya, terutama saat bermain di kandang nanti melawan Persik Kediri," ujar Toni Firmansyah, Pemain Persebaya.