Seorang pekerja konstruksi meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan fatal saat merakit struktur panggung raksasa untuk konser penyanyi Shakira di Pantai Copacabana, Rio de Janeiro, Brasil, pada Minggu pagi, 26 April 2026.
Insiden maut ini terjadi di tengah persiapan intensif menyambut konser gratis bintang pop asal Kolombia tersebut yang dijadwalkan berlangsung pekan depan. Dilansir dari Detikcom, korban terjebak dalam mekanisme alat berat yang sedang beroperasi di lokasi pembangunan.
Laporan Departemen Pemadam Kebakaran Rio de Janeiro melalui Reuters menyebutkan bahwa peristiwa tragis itu berlangsung ketika aktivitas pemasangan material panggung sedang dilakukan. Saksi mata di lapangan mengungkapkan bahwa korban terhimpit sistem pengangkat otomatis.
Kecelakaan teknis ini mengakibatkan korban menderita luka yang sangat parah pada bagian kaki serta anggota tubuh bagian bawah lainnya. Meskipun tim medis segera tiba di lokasi sesaat setelah panggilan darurat diterima, nyawa pekerja tersebut tetap tidak dapat diselamatkan.
Pihak kepolisian setempat telah memasang garis pembatas di sekitar area panggung guna melakukan investigasi mendalam terkait penyebab pasti kegagalan mekanisme alat tersebut. Fokus penyelidikan mengarah pada penerapan standar keselamatan kerja (K3) pada proyek hiburan berskala masif ini.
Tekanan tenggat waktu yang ketat diduga menjadi pemicu tingginya risiko kerja bagi para kru di lapangan. Konser yang diprediksi akan menarik lebih dari satu juta penonton ini menuntut pembangunan infrastruktur panggung yang kompleks di atas pasir pantai.
Hingga saat ini, manajemen Shakira maupun pihak promotor acara belum merilis pernyataan resmi terkait insiden tersebut ataupun status pelaksanaan konser. Pertunjukan bersejarah ini rencananya tetap dijadwalkan akan digelar pada Sabtu, 2 Mei 2026.