Manajemen Bhayangkara FC resmi mempertahankan Paul Munster sebagai juru taktik tim untuk kompetisi Super League musim 2026/2027 mendatang. Pelatih asal Irlandia Utara tersebut mendapatkan perpanjangan masa bakti selama dua tahun.
Langkah ini diambil manajemen untuk membangun skuad yang lebih kompetitif. Tim berjuluk The Guardian tersebut membidik posisi yang lebih baik setelah menyudahi musim ini di peringkat kelima.
Dikutip dari Suara, Paul Munster membenarkan komitmen jangka panjangnya bersama klub. Mantan direktur teknik tim nasional Brunei Darussalam ini menyatakan kesiapannya untuk kembali menukangi tim.
"Ya, saya masih di sini, Bhayangkara FC. Saya punya kontrak dua tahun," tegas Munster seperti dikutip laman I.League pada Rabu (27/5/2026).
Persiapan menuju kompetisi musim depan kini mulai digulirkan oleh Munster bersama manajemen klub. Rencana strategis sudah disusun secara internal sejak beberapa bulan terakhir demi mendongkrak performa tim.
Target tinggi diusung oleh Munster untuk musim depan. Evaluasi mendalam menjadi fokus utama setelah melihat pencapaian Bhayangkara FC di kompetisi musim ini.
"Kami ingin berkembang. Sekarang kami berada di posisi kelima, sekarang kami harus melangkah lebih tinggi lagi," ujar Munster.
Sebelum memasuki masa persiapan yang padat, skuad Bhayangkara FC diberikan waktu libur. Jeda kompetisi ini dimanfaatkan untuk mengembalikan kebugaran para pemain.
"Sekranag para pemain bisa sedikit bersantai dan bersiap kembali untuk kompetisi musim depan," sambungnya.
Sektor pertahanan menjadi perhatian paling krusial yang disorot oleh Munster. Lini belakang Bhayangkara FC dinilai rapuh karena kebobolan 53 gol sepanjang musim berjalan.
Jumlah kemasukan tersebut terhitung sama dengan produktivitas gol yang dihasilkan lini serang mereka. Munster bertekad memperkokoh organisasi pertahanan anak asuhnya.
"Saya bersiap untuk musim depan guna membuat kita menjadi tim yang lebih tangguh dan kuat," lanjut Munster.
Bhayangkara FC menutup kompetisi Super League musim ini dengan mengoleksi total 53 poin. Raihan tersebut menempatkan mereka di peringkat kelima klasemen akhir.