Disney+ meluncurkan serial original bergenre crime thriller terbaru yang berjudul Gold Land. Proyek ini mempertemukan sederet aktor populer Korea Selatan seperti Park Boyoung, Kim Seung Cheol, Lee Hyun Wook, hingga Lee Kwangsoo.
Kisah dalam serial ini menyoroti kehidupan seorang gadis kota kecil bernama Heeju yang tidak sengaja menemukan mobil van berisi tumpukan emas batangan milik jaringan penyelundup. Kejadian tersebut memicu aksi kejar-kejaran menegangkan ketika Heeju diburu oleh kelompok kriminal paling berbahaya di Korea.
Dikutip dari Popbela, proyek ini menyajikan berbagai fakta menarik dari balik layar yang diungkapkan langsung oleh sutradara dan para pemeran utamanya.
Karakter Heeju yang dibesarkan dalam lingkaran kemiskinan menjadi peran perdana Park Boyoung dalam genre kriminal. Tokoh ini dikisahkan mengalami gejolak batin yang hebat saat berhadapan dengan kekasihnya, Dokyung, dan temuan emas dalam jumlah masif.
Park Boyoung mengaku sempat ragu untuk mengambil peran ini sebelum akhirnya berdiskusi mendalam dengan pihak sutradara.
"Saya sempat memikirkannya dan berdiskusi dengan sutradara, ia menjelaskan bahwa setiap orang memiliki ambisi serta keinginan masing-masing. Jika saya melihat lebih dalam, saya juga akan menemukan hal itu dalam diri saya. Pilihan tak terduga dari karakter ini justru akan menarik bagi penonton. Itu yang akhirnya meyakinkan saya," ujar Park Boyoung.
Alasan Sutradara Memilih Karakter Utama Perempuan Biasa
Sutradara Kim Sunghoon sengaja menampilkan sosok protagonis dari kalangan masyarakat biasa untuk memperlihatkan pergeseran moralitas dan ambisi secara bertahap. Heeju yang awalnya tidak memedulikan materi perlahan berubah menjadi sangat berhasrat menguasai emas tersebut.
Kim Sunghoon menilai citra polos yang melekat pada Park Boyoung sangat kontras dengan sifat keserakahan, sehingga transformasinya akan terlihat luar biasa.
"Park Boyoung terasa sebagai pilihan yang sempurna sebagai Heeju. Baik dari penampilannya maupun citra yang melekat padanya, ia tampak sangat jauh dari sosok yang didorong oleh keserakahan dan hasrat. Namun jika dipikirkan, ia tidak akan menjadi aktor luar biasa seperti sekarang tanpa adanya tujuan, keinginan, atau ambisi yang mendorongnya untuk bekerja keras," ungkap Kim Sunghoon.
Reuni 10 Tahun Park Boyoung dan Lee Kwangsoo
Serial Gold Land menjadi momen bertemunya kembali Park Boyoung dan Lee Kwangsoo dalam satu proyek setelah 10 tahun berlalu. Lee Kwangsoo memerankan tokoh Park Hocheol yang memberikan ancaman besar bagi karakter Heeju di dalam cerita.
Hubungan persahabatan yang erat di dunia nyata membuat keduanya lebih mudah bertukar gagasan tanpa rasa canggung selama proses syuting berlangsung.
"Sebagai seorang aktor, saya merupakan penggemar beratnya. Kami memiliki chemistry yang sangat baik di lokasi syuting, baik saat latihan maupun saat pengambilan gambar. Kami sangat menikmati momen saat bisa bekerja bersama lagi seperti ini," ujar Lee Kwangsoo.
Kompleksitas Cerita dan Makna Desain Produksi
Proses produksi Gold Land memakan waktu hingga satu tahun penuh mulai dari masa persiapan demi menjaga kualitas visual dan jalinan cerita. Alur cerita tidak hanya berfokus pada konflik perebutan emas, melainkan juga mengangkat tema pertemanan, cinta, dan keluarga.
"ÔÇÿGold LandÔÇÖ mengikuti pergulatan batin dan ketegangan seputar keputusan serta pilihan-pilihan yang diambil untuk mencoba mempertahankan emas tersebut. Serial ini pun menampilkan banyak karakter yang beragam dan menarik untuk ditonton," ujar Park Boyoung.
Sutradara Kim Sunghoon juga membangun set lokasi secara detail, salah satunya adalah toko gadai Haengbok Pawnshop yang menjadi tempat masa kecil Heeju. Bagian terdalam dari brankas toko yang dingin dan terisolasi sengaja dirancang sebagai representasi visual dari sisi tersembunyi pikiran manusia.
"Bagi saya desain produksi adalah tentang menciptakan ruang dan lingkungan yang mampu menangkap kepribadian para karakter dengan efektif. Kami merancang ruang itu sebagai metafora dari dunia batin terdalam kami," ujar Kim Sunghoon.
Serial Gold Land ini mulai ditayangkan secara resmi di platform Disney+ pada 27 Mei 2026.