Oliver Glasner Apresiasi Pemain Crystal Palace Usai Hadapi Arsenal

Oliver Glasner Apresiasi Pemain Crystal Palace Usai Hadapi Arsenal
Foto: Ilustrasi Oliver Glasner Apresiasi Pemain Crystal Palace Usai Hadapi Arsenal.

Manajer Crystal Palace Oliver Glasner menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada seluruh pemain dan staf di Stadion Selhurst Park setelah melakoni pertandingan pamungkasnya di kandang.

Klub berjuluk The Eagles tersebut harus mengakui keunggulan sang juara baru Liga Premier Inggris, Arsenal, dengan skor tipis 1-2 dalam pertandingan tersebut, seperti dilansir dari Media Indonesia.

Meskipun Jean-Philippe Mateta sempat memperkecil ketertinggalan lewat golnya, kekalahan ini tetap menutup kompetisi domestik mereka dengan hasil negatif sebelum beralih ke kompetisi Eropa.

Evaluasi langsung diberikan oleh sang manajer terkait performa lini pertahanan timnya yang dianggap tampil kurang maksimal akibat adanya perubahan mendadak pada susunan pemain inti sehari sebelumnya.

"Mengenai sepak bola, itu bukan pertandingan terbaik kami, terutama dalam hal bertahan," kata Glasner.

Kekalahan dari Arsenal tidak membuat mental bertanding skuad The Eagles menurun menjelang pertandingan krusial berikutnya.

"Kemarin malam larut saya mengubah susunan pemain inti." ujar Glasner.

Pihak klub kini langsung mengalihkan fokus sepenuhnya untuk menghadapi laga Final Liga Konferensi UEFA melawan Rayo Vallecano di Leipzig demi mengincar trofi ketiga dalam dua musim terakhir.

"Apa yang mendefinisikan kelompok ini adalah mereka tidak pernah menyerah. Kami mencetak gol [melalui Mateta] dan hampir mencetak gol penyeimbang. Kami harus bermain lebih baik, tetapi pasti akan bermain lebih baik pada hari Rabu." kata Glasner.

Kondisi tim sempat sedikit terganggu setelah gelandang Adam Wharton yang masuk sebagai pemain pengganti terpaksa ditarik keluar kembali akibat mengalami benturan.

"Pergelangan kakinya agak sakit," ungkap Glasner.

Langkah penarikan tersebut diambil murni sebagai tindakan pencegahan agar tidak memperparah cedera sang gelandang menjelang pertandingan final di Leipzig.

"Dia [Wharton] selalu memberikan sinyal positif, tetapi jawaban sebenarnya baru akan kami dapatkan besok setelah dia beristirahat satu malam. Mudah-mudahan tidak terlalu buruk dan dia tersedia untuk hari Rabu." ungkap Glasner.

Persiapan taktik luar biasa untuk meredam kekuatan tim asal Spanyol tersebut dikonfirmasi sudah matang melalui sesi analisis video serta latihan intensif.

"Kami sudah mulai menganalisis Vallecano. Kami menganalisis mereka bersama para pemain, menunjukkan kepada mereka bagaimana mereka akan menekan kami, apa yang kami butuhkan saat menguasai bola, bagaimana kami ingin memberi tekanan pada mereka, bagaimana mereka akan bermain." kata Glasner.

Fokus utama tim dalam sisa waktu yang ada adalah menjaga kebugaran fisik pemain tanpa mengubah gaya permainan dasar mereka.

"Sekarang ini hanya tentang penyelarasan dan memastikan các pemain dalam kondisi segar. Kami tidak ingin mengubah para pemain atau cara kami bermain. Kami melihat kekuatan Vallecano dan bagaimana kami bisa menghilangkannya, serta melihat di mana kami bisa memanfaatkannya. Tapi ini adalah pertandingan final dan segalanya mungkin terjadi." kata Glasner.

Momen perpisahan dengan publik Selhurst Park ditutup dengan apresiasi tinggi dari pelatih asal Austria tersebut atas perkembangan klub selama dua tahun masa kepemimpinannya.

"Saya hanya bisa mengucapkan terima kasih kepada setiap pemain yang berkontribusi, ketika saya mengenang kembali perkembangan yang kami alami selama dua tahun," tambah Glasner.

Dukungan tanpa henti dari para penggemar setia juga diakui menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan diri tim sejauh ini.

"And saya hanya ingin mengucapkan terima kasih kepada setiap staf yang berkontribusi. Dan tentu saja kepada para penggemar kami yang selalu mendukung kami, yang selalu percaya pada kami. Mereka percaya pada kami sehingga kami bisa melihat bahwa segalanya mungkin terjadi." tambah Glasner.

Pertandingan Final Liga Konferensi UEFA melawan Rayo Vallecano di Leipzig menjadi agenda terjadwal berikutnya bagi skuad Crystal Palace.

Artikel terkait

Rekomendasi