Pemain muda berbakat, Arkhan Kaka, kembali mendapatkan kepercayaan besar untuk menjadi ujung tombak Timnas Indonesia U-19. Striker potensial ini secara resmi masuk dalam daftar 23 pemain yang dipersiapkan untuk mengarungi kompetisi Piala AFF U-19 2026.
PSSI telah merilis daftar nama pemain terpilih pada Jumat (29/6/2026) setelah melalui proses seleksi yang ketat. Keputusan untuk memanggil Arkhan Kaka didasari oleh performa yang meyakinkan selama masa persiapan tim.
Alasan di Balik Pemanggilan Arkhan Kaka
Pelatih Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto, membeberkan alasan kuat di balik terpilihnya pemain kelahiran Blitar tersebut. Nova melihat adanya perkembangan yang sangat signifikan dari sang pemain selama mengikuti pemusatan latihan di Sleman.
Kualitas permainan Arkhan Kaka tidak hanya terlihat dalam sesi latihan, tetapi juga teruji pada pertandingan uji coba yang dilakoni. Ia berhasil membuktikan ketajamannya dengan menyumbangkan dua gol dalam dua laga persahabatan terakhir.
Selain aspek teknis di lapangan, Nova Arianto juga memberikan apresiasi tinggi terhadap perubahan sikap yang ditunjukkan oleh pemain berusia 18 tahun itu. Perubahan tersebut meliputi sisi mentalitas serta motivasi bermain yang kini tampak lebih positif.
Aspek mental memang sempat menjadi perhatian publik mengingat tekanan besar yang sering dialami Kaka dalam beberapa tahun belakangan. Namun, kemajuan pesat yang ia tunjukkan membuat jajaran pelatih merasa sangat optimis menatap turnamen mendatang.
Rincian jadwal dan lokasi pelaksanaan turnamen sebagai berikut:
| Detail Turnamen | Informasi |
|---|---|
| Nama Kompetisi | Piala AFF U-19 2026 |
| Lokasi Penyelenggaraan | Medan, Sumatra Utara |
| Waktu Pelaksanaan | 1 - 13 Juni 2026 |
| Status Indonesia | Tuan Rumah |
Tabel di atas merinci informasi utama mengenai ajang Piala AFF U-19 yang akan menjadi panggung pembuktian bagi Arkhan Kaka. Sebagai tuan rumah, dukungan publik di Medan diharapkan menjadi energi tambahan bagi para pemain muda Garuda.
Fokus Pembenahan Mentalitas
Nova Arianto secara terbuka mengakui bahwa dirinya memberikan perhatian khusus pada sisi psikologis Arkhan Kaka. Hal ini menjadi prioritas utama tim pelatih selama masa pemusatan latihan berlangsung.
Nova yang kini berusia 46 tahun menilai bahwa Kaka memiliki bakat yang sangat besar untuk menjadi penyerang masa depan Indonesia. Oleh karena itu, ia terus berupaya membangkitkan rasa percaya diri sang pemain yang sempat menurun.
"Selama pertama kali Kaka bergabung di sini, pemikiran saya adalah bagaimana saya ingin mengubah secara sisi motivasi dan mentality Kaka," ujar Nova Arianto kepada Bola.com.
Nova menambahkan bahwa potensi Kaka sangat terlihat nyata selama dua minggu menjalani pemusatan latihan kali ini. Ia merasa bangga melihat perubahan raut wajah dan semangat Kaka yang kini tampak jauh berbeda dibandingkan sebelumnya.
Pelatih asal Semarang tersebut sangat berharap agar tren positif ini tidak berhenti pada masa persiapan saja. Ia menginginkan Arkhan Kaka mampu mempertahankan performa apiknya saat kompetisi resmi dimulai.
Daftar lawan Timnas Indonesia U-19 di fase grup:
- Myanmar U-19 sebagai lawan yang kerap memberikan perlawanan sengit di tingkat Asia Tenggara.
- Timor Leste U-19 yang dikenal memiliki semangat juang tinggi dan kerap mengejutkan tim besar.
- Vietnam U-19 yang selalu menjadi rival terberat Indonesia dalam perebutan gelar juara.
Daftar di atas menunjukkan tim-tim yang tergabung dalam Grup A, di mana Indonesia harus berjuang keras untuk lolos ke babak selanjutnya. Nova berharap Kaka bisa memaksimalkan setiap kesempatan yang didapatkan untuk terus berkembang.
Momentum Kebangkitan Arkhan Kaka
Nama Arkhan Kaka sebenarnya sudah tidak asing lagi bagi para pecinta sepak bola nasional karena pengalamannya yang luas. Pemain dengan tinggi badan 188 cm ini telah memperkuat berbagai jenjang umur, mulai dari U-16 hingga skuad senior.
Meskipun memiliki rekam jejak yang mentereng, perjalanan karier Arkhan Kaka di lapangan hijau tidak selalu berjalan tanpa hambatan. Ia sempat menjadi sasaran kritik pedas dari netizen di media sosial beberapa waktu lalu.
Kritikan tersebut muncul setelah penampilannya di Piala Dunia U-17 2023 dan Piala AFF U-19 2024 dinilai kurang maksimal oleh sebagian pihak. Beberapa peluang emas yang gagal dikonversi menjadi gol serta aksi selebrasinya sempat menjadi perbincangan hangat.
Di level klub, performanya bersama Persis Solo pada kompetisi BRI Super League musim 2025/2026 juga masih tergolong stabil namun belum meledak. Dari 17 pertandingan yang ia lakoni, Kaka tercatat baru mencetak satu gol serta satu assist.
Oleh karena itu, Piala AFF U-19 2026 ini dipandang sebagai momentum yang sangat tepat bagi Kaka untuk bangkit. Turnamen ini menjadi kesempatan emas untuk membuktikan kualitasnya sebagai salah satu striker muda terbaik yang dimiliki Indonesia.
Nova Arianto pun terus memberikan dukungan moral agar Kaka tidak terbebani oleh ekspektasi publik yang terlalu tinggi. Ia ingin anak asuhnya tersebut bisa bermain dengan lepas dan menikmati setiap momen di lapangan hijau.
Upaya pelatih dalam menjaga kondisi psikis pemain meliputi:
- Memberikan motivasi personal untuk membangun kembali rasa percaya diri yang sempat luntur akibat kritik.
- Menciptakan lingkungan latihan yang suportif agar pemain merasa nyaman dalam mengekspresikan kemampuannya.
- Fokus pada proses perkembangan daripada sekadar memberikan tekanan untuk mencetak gol di setiap laga.
Penjelasan poin-poin di atas merupakan strategi Nova Arianto untuk memastikan Arkhan Kaka dalam kondisi siap tempur. Nova berharap sang penyerang bisa tampil lebih enjoy dan benar-benar menunjukkan jati dirinya sebagai mesin gol masa depan Indonesia.