Nintendo menaikkan harga jual konsol Switch 2 di pasar Amerika Serikat, Kanada, Eropa, dan Jepang sebagai respons atas fluktuasi kondisi pasar global. Penyesuaian harga ini mulai diterapkan secara bertahap sejak 25 Mei hingga 1 September 2026 mendatang.
Dilansir dari Suara, produsen gim asal Jepang tersebut menetapkan banderol baru sebesar 499,99 dolar AS untuk wilayah Amerika Serikat per 1 September. Nilai ini menunjukkan kenaikan sebesar 50 dolar AS dari harga peluncuran awal tahun lalu yang berada di angka 449,99 dolar AS.
Pihak manajemen perusahaan memberikan penjelasan terkait kebijakan tersebut melalui keterangan resmi mereka. Penyesuaian biaya ini dianggap perlu untuk menjaga stabilitas operasional di tengah dinamika ekonomi internasional saat ini.
"mengingat perubahan kondisi pasar" kata Perusahaan.
Selain di Amerika Serikat, kenaikan harga juga terjadi di Kanada sebesar CAD 50 dan di wilayah Eropa senilai 40 euro. Di pasar Jepang, kebijakan harga baru ini mulai berlaku lebih awal dibandingkan wilayah lainnya, yakni pada 25 Mei 2026.
Kenaikan harga ini berdampak pada revisi target performa bisnis perusahaan untuk periode mendatang. Nintendo memproyeksikan adanya penurunan volume penjualan unit Switch 2 yang diperkirakan hanya mencapai 16,5 juta unit pada tahun depan.
Angka estimasi tersebut lebih rendah dibandingkan pencapaian pada tahun fiskal penuh pertama sejak peluncuran perdana produk. Berdasarkan laporan GSM Arena pada Sabtu (9/5/2026), Nintendo sebelumnya berhasil menjual sebanyak 19,86 juta unit Switch 2.
Pencapaian tahun pertama Switch 2 tersebut sebenarnya melampaui rekor konsol generasi pertama yang mencatatkan angka 15,05 juta unit. Namun, strategi penyesuaian harga di berbagai negara ini diprediksi akan memperlambat laju adopsi perangkat di kalangan konsumen global.