PT Nine Koeln Indonesia Siap Gelar Empat Pameran Dagang Global 2026

PT Nine Koeln Indonesia Siap Gelar Empat Pameran Dagang Global 2026
Foto: Ilustrasi PT Nine Koeln Indonesia Siap Gelar Empat Pameran Dagang Global 2026.

Kolaborasi strategis antara Koelnmesse dan Amara Expo memasuki babak baru lewat pendirian perusahaan patungan bernama PT Nine Koeln Indonesia. Entitas baru ini bersiap menyelenggarakan empat pameran dagang berskala internasional sepanjang tahun 2026 untuk mendukung industri dan memperluas jejaring bisnis ke pasar global.

Langkah ekspansi ini berjalan di tengah pertumbuhan ekonomi Indonesia yang stabil di kisaran 5% serta didukung keunggulan demografis yang kuat. Di sisi lain, sektor Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions (MICE) di dalam negeri juga sedang menunjukkan momentum positif dengan proyeksi pertumbuhan industri hingga 15% pada tahun ini, seperti dikutip dari Investor Daily.

Kemitraan joint venture ini didesain untuk mendorong kemajuan industri pameran nasional sekaligus membuka akses pasar global. Pihak manajemen menegaskan bahwa rangkaian agenda ini menjadi instrumen penting dalam memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional.

"Koelnmesse dan AMARA Expo (PT. Amara Pameran Internasional) yang telah berkolaborasi lama kini memasuki fase baru kemitraan dengan pendirian PT. Nine Koeln Indonesia. Kemitraan (Joint Venture) ini bertujuan untuk memajukan industri pameran di Indonesia sekaligus memperluas akses pasar internasional dan jejaring bisnis dengan menggelar berbagai pameran dagang," kata Managing Director PT. Nine Koeln Indonesia, Etty Anggraeni, dalam keterangan tertulis.

Seluruh rangkaian pameran dagang tersebut dijadwalkan berlangsung pada bulan September 2026. Agenda tersebut mencakup edisi ke-2 Interzum Jakarta yang akan digelar pada 24-27 September 2026, International Hardware Fair Indonesia pada 24-27 September 2026, IFFINA+ powered by IMM Cologne pada 24-27 September 2026, serta IFMAC WOODMAC pada 23-26 September 2026.

"Pameran-pameran ini menyoroti peran kemitraan ini dalam memperluas wadah bagi industri dan memperkuat koneksi Indonesia ke pasar global," tegas Etty.

Perusahaan patungan ini akan berfokus penuh pada peningkatan standar kualitas pameran, peningkatan partisipasi internasional, serta pemberian dukungan bagi pelaku usaha lokal agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas. Melalui strategi ini, PT Nine Koeln Indonesia berkomitmen membantu mewujudkan target Indonesia sebagai pusat utama pameran dagang di Asia Tenggara.

"Pendirian PT. Nine Koeln Indonesia menandai tonggak penting dalam perjalanan kami bersama Koelnmesse. Sejak kolaborasi pertama kami dalam Indonesia Dental Exhibition & Conference (IDEC) pada tahun 2017, kami telah membuktikan nilai yang dibawa dari kemitraan ini. Melalui kolaborasi ini, kami mengambil langkah signifikan ke depan dalam menghadirkan platform berkualitas tinggi dan menciptakan lebih banyak peluang bagi pelaku bisnis Indonesia untuk terhubung secara global," kata Etty.

Hubungan kerja sama kedua organisasi ini telah terbangun secara bertahap lewat sejumlah event besar, mulai dari IDEC pada 2017, Interzum Jakarta pada 2024, hingga International Hardware Fair Indonesia pada 2025. Sejak tahun 2020, Amara Expo juga telah memperkuat perannya sebagai mitra penjualan resmi Koelnmesse di tanah air.

"Kerja sama kami dengan Amara Expo telah secara konsisten membuahkan hasil yang memuaskan di berbagai kegiatan," ucap Mathias Kuepper, Managing Director sekaligus Presiden Regional APAC, Keolnmesse.

"Pendirian PT. Nine Koeln Indonesia memperkuat komitmen jangka panjang kami terhadap Indonesia dan memungkinkan kami untuk semakin menghubungkan portofolio global kami dengan pasar Indonesia yang dinamis ini," tambahnya.

Sebagai salah satu pemain utama di industri pameran dunia, Koelnmesse membawa modal pengalaman lebih dari satu abad dengan portofolio mencakup lebih dari 80 pameran dagang global. Di kawasan Asia-Pasifik sendiri, mereka mengelola sekitar 20 pameran dagang yang menjadi bagian dari jaringan global penyedot 49.000 peserta pameran dari 129 negara serta 2,5 juta pengunjung.

"Dengan membawa pengetahuan mendalam Amara Expo mengenai pasar lokal serta kapabilitas operasionalnya, sinergi ini akan mendukung perusahaan-perusahaan Indonesia dalam menjangkau pasar yang lebih luas, menghubungkan standar internasional dengan keahlian lokal, serta membuka peluang-peluang baru yang lebih beragam," tandas Mathias.

Artikel terkait

Rekomendasi