Apresiasi positif terus mengalir bagi barisan pemain Timnas Indonesia yang berkarier di kancah sepak bola Eropa berkat performa impresif mereka.
Tiga pilar andalan skuad Garuda di kompetisi Liga Belanda sukses mencatatkan lonjakan nilai pasar yang cukup signifikan sepanjang musim ini.
Kenaikan harga pasar tersebut dipicu oleh kontribusi vital serta penampilan konsisten bersama klub mereka masing-masing, seperti dilansir dari Suara.
Penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes mencatatkan lompatan karier luar biasa setelah direkrut oleh raksasa Eredivisie, Ajax Amsterdam.
Klub raksasa Belanda tersebut mendatangkan Paes dari klub MLS, FC Dallas pada bursa transfer musim dingin lalu.
Kesempatan emas mengawal gawang utama De Godenzonen langsung didapatkan Paes setelah kiper Vitezslav Jaros dibekap cedera serius.
Kepercayaan tersebut dibayar tuntas oleh Paes dengan mengemas 13 penampilan resmi serta mencatatkan enam kali laga tanpa kebobolan.
Keberhasilannya tampil sebagai pahlawan kelolosan Ajax menuju babak kualifikasi Conference League membuat nilai pasar Paes melesat tajam.
Harga pasar sang kiper yang semula bernilai Rp26,07 milar kini melonjak ke angka Rp34,76 milar.
Menit Bermain Reguler Justin Hubner
Bek tengah tangguh Timnas Indonesia, Justin Hubner juga menikmati musim kompetisi yang sangat manis bersama Fortuna Sittard.
Setelah memutuskan hengkang dari klub Inggris, Wolverhampton Wanderers, Hubner akhirnya berhasil mengamankan menit bermain reguler di kancah Eredivisie Belanda.
Sepanjang musim berjalan, bek tangguh ini dipercaya tampil dalam 25 pertandingan dengan sumbangsih berupa dua gol dan satu assist.
Peningkatan grafik performa yang signifikan tersebut berimbas pada kenaikan harga pasar Hubner.
Nilai transfernya meroket dari Rp13,91 milar menjadi Rp17,38 milar, yang menjadi catatan tertinggi sepanjang karier profesionalnya.
Kebangkitan Karier Nathan Tjoe-A-On
Kisah kebangkitan karier yang sangat luar biasa ditunjukkan oleh bek sayap kiri Timnas Indonesia, Nathan Tjoe-A-On.
Setelah sempat meredup dan jarang mendapatkan kesempatan bermain saat masih berseragam Swansea City, Nathan memutuskan berpindah haluan.
Pemain pertahanan tersebut memilih bergabung dengan Willem II pada awal musim kompetisi 2025/2026.
Keputusan taktis itu terbukti sangat jitu karena pemain berusia 24 tahun tersebut langsung menjelma sebagai andalan utama pertahanan tim.
Nathan sukses mengemas 38 penampilan resmi sekaligus memimpin Willem II mengunci tiket promosi ke kasta tertinggi Eredivisie untuk musim depan.
Lompatan performa ini otomatis mendongkrak nilai transfer Nathan, yang merangkak naik dari Rp6,08 milar menjadi Rp7,82 milar.