Neymar Terlibat Perselisihan Fisik dengan Robson de Souza Jr di Santos

Neymar Terlibat Perselisihan Fisik dengan Robson de Souza Jr di Santos
Foto: Ilustrasi Neymar Terlibat Perselisihan Fisik dengan Robson de Souza Jr di Santos.

Penyerang senior Neymar terlibat bentrokan fisik dengan rekan setimnya, Robson de Souza Jr, dalam sesi latihan Santos FC di Centro de Treinamento Rei Pele pada Minggu lalu. Insiden tamparan tersebut memicu investigasi internal dari departemen hukum klub guna meredam kegaduhan di media, sebagaimana dilansir dari Bola.

Ketegangan bermula ketika Robinho Jr, pemain berusia 18 tahun, berhasil melewati Neymar saat latihan teknis di lapangan. Hal ini memicu konfrontasi panas antara bintang veteran tersebut dengan putra dari mantan rekan setimnya di tim nasional Brasil tersebut.

Manajemen Santos FC segera mengambil langkah tegas sesuai keputusan kepresidenan klub untuk menganalisis insiden yang melibatkan talenta muda mereka. Situasi mulai mereda setelah kedua pemain terlihat berdamai dalam laga Copa Sudamericana melawan Deportivo Recoleta pada Selasa (5/5/2026).

Neymar memberikan klarifikasi terbuka setelah pertandingan berakhir imbang 1-1 tersebut. Ia mengakui hilangnya kendali emosi saat kejadian berlangsung di lapangan latihan.

"Jika mereka (rombongan Robinho Jr) menginginkan permintaan maaf publik kepada pers, ini dia. Saya sudah meminta maaf kepadanya dan keluarganya," jelas Neymar.

Mantan pemain Barcelona tersebut menegaskan bahwa dirinya sudah berupaya menyelesaikan masalah ini secara internal di ruang ganti. Ia juga telah menyampaikan permohonan maaf di hadapan seluruh anggota tim pada hari Senin berikutnya.

"Ya, saya kehilangan kendali. Setiap orang membuat kesalahan, itu kesalahan saya, kesalahannya, saya membuat kesalahan yang lebih besar," ujar Neymar.

Neymar menambahkan bahwa perselisihan antar pemain merupakan hal yang lumrah dalam dinamika sepak bola profesional. Ia menganggap kejadian itu sebagai kesalahpahaman yang tidak perlu dibesar-besarkan oleh pihak luar.

"Tapi saya sudah meminta maaf, saya pikir masalah itu sudah terselesaikan di antara kami di ruang ganti," lanjut Neymar.

Penyerang bernomor punggung 10 itu kembali menekankan bahwa hubungan pribadinya dengan Robinho Jr tetap baik karena ia sudah menganggap juniornya tersebut seperti saudara sendiri.

"Kami bertemu lagi pada hari Senin, saya meminta maaf di depan seluruh grup, dia juga meminta maaf," kata Neymar.

Neymar menyatakan rasa kecewanya terhadap spekulasi yang berkembang di luar lingkungan klub. Ia menegaskan bahwa komunikasi langsung telah dilakukan untuk mengakhiri ketegangan.

"Kami pikir masalahnya sudah terselesaikan, tetapi terkadang orang mencoba ikut campur dan membesar-besarkan masalah," lanjut Neymar.

Neymar mengakhiri penjelasannya dengan menyatakan bahwa reaksi berlebihan tersebut murni terjadi karena tensi tinggi saat latihan.

"Ini seharusnya diselesaikan di antara kami, itu adalah kesalahpahaman dalam latihan, dan saya akhirnya bereaksi berlebihan," tegas Neymar.

Di sisi lain, Robson de Souza Jr memberikan tanggapan terkait insiden tersebut. Meski merasa sedih karena Neymar adalah idolanya, ia memilih untuk menerima permintaan maaf sang senior secara dewasa.

"Itulah yang terjadi (ditampar di wajah), tetapi, seperti yang saya katakan, dia langsung meminta maaf," kata Robson de Souza Jr.

Pemain muda kelahiran 2007 ini menyatakan tetap mengagumi Neymar sebagai sosok yang memberinya hadiah sejak usia dini. Ia kini memilih fokus pada performa tim bersama Santos.

"Dia menyadari bahwa dia telah bertindak terlalu jauh, meminta maaf beberapa kali, dan saya sudah mengatakan bahwa permintaan maafnya diterima," tambah Robson de Souza Jr.

Robinho Jr juga menyinggung perasaan pribadinya terkait tindakan fisik yang sempat dialaminya dari pemain yang sudah lama ia idolakan tersebut.

"Sekarang saatnya untuk fokus pada hasil dan apa yang paling penting bagi Santos. Itu membuat saya sedih karena dia adalah idola saya sejak kecil," tambahnya.

Ia menceritakan kembali kenangan masa kecilnya untuk menggambarkan betapa besarnya kekaguman yang ia miliki terhadap Neymar.

"Dia adalah orang yang sangat saya kagumi, sejak saya masih kecil. Hadiah pertama yang dia berikan kepada saya adalah ketika saya berusia 8 tahun, dan saya menangis banyak; saya masih menyimpannya sampai hari ini," ujar Robson de Souza Jr.

Mengenai penyelesaian konflik, Robinho Jr mengapresiasi keberanian Neymar untuk mengakui kesalahan secara terbuka di hadapan tim.

"Meskipun itu adalah kesalahan, dia sudah meminta maaf dan mengakui kesalahannya, dia cukup berani untuk mengakuinya," ujar Robinho JR.

Pemain yang baru memperbarui kontraknya di Santos ini berharap publik berhenti menyebarkan informasi yang tidak benar mengenai hubungan mereka berdua.

"Saya juga cukup berani untuk mendekatinya dan berbicara, dan semuanya baik-baik sajam. Orang-orang di sekitar kita mengatakan banyak hal yang tidak benar, dan menyedihkan melihat bahwa hal itu telah mencapai tingkat ini," lanjut Robinho JR.

Robinho Jr menutup pernyataannya dengan menegaskan komitmen penuh untuk berkontribusi bagi klub setelah semua masalah dianggap selesai.

"Tapi saya tenang, kami sudah berbicara, dan semuanya sudah terselesaikan. Hidup saya ada di Santos; itulah mengapa saya memperbarui kontrak saya. Saya sangat ingin memberikan kontribusi saya untuk klub ini; saya percaya saya baru menunjukkan sedikit dari kemampuan Robinho Jr, baik di dalam maupun di luar lapangan," pungkas Robinho JR.

Artikel terkait

Rekomendasi