Carlo Ancelotti Bawa Neymar ke Piala Dunia 2026 Meki Cedera Lutut

Carlo Ancelotti Bawa Neymar ke Piala Dunia 2026 Meki Cedera Lutut
Foto: Ilustrasi Carlo Ancelotti Bawa Neymar ke Piala Dunia 2026 Meki Cedera Lutut.

Penyerang Santos, Neymar, dipastikan tetap masuk ke dalam skuad Timnas Brasil untuk Piala Dunia 2026 meski kembali dibekap cedera kaki menjelang pemusatan latihan pekan depan. Kepastian kondisi kebugaran pemain berusia 34 tahun tersebut dikonfirmasi oleh tim medis klub.

Kabar mengenai kondisi fisik mantan bintang Barcelona tersebut dilansir dari Detik Sport yang mengutip laporan Independent. Berdasarkan pemeriksaan medis, pencetak gol terbanyak sepanjang masa Brasil dengan 79 gol itu mengalami masalah pada lutut serta otot kakinya.

Kepala Layanan Medis Santos, Rodrigo Zogaib, memberikan rincian terkait kondisi medis terapis yang dialami sang penyerang. Penjelasan tersebut disampaikan dalam sebuah wawancara media setempat.

"Neymar mengalami cedera betis ringan, yaitu edema," kata Rodrigo Zogaib, Kepala Layanan Medis Santos.

Pihak medis klub mengonfirmasi bahwa proses pemulihan telah disiapkan agar sang pemain bisa segera bergabung dengan tim nasional. Proses rehabilitasi tersebut ditargetkan selesai dalam waktu dekat.

"Namun, sesuai rencana kami, perkembangannya akan membuatnya fit minggu depan saat ia bergabung dengan tim nasional," katanya.

Keputusan menyertakan Neymar diambil langsung oleh pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti. Kehadiran penyerang berpengalaman tersebut membuat Ancelotti harus mencoret nama penyerang Chelsea, Joao Pedro, yang tampil impresif musim ini.

Neymar sendiri tercatat sudah berkutat dengan masalah kebugaran sejak tahun lalu. Mantan penggawa Paris Saint-Germain dan Al Hilal ini bahkan sempat menjalani tindakan operasi akibat cedera lutut parah pada akhir musim lalu.

Pada putaran final Piala Dunia 2026, Timnas Brasil tergabung di Grup C bersama Maroko, Haiti, dan Skotlandia. Kehadiran Neymar diharapkan mampu mendongkrak prestasi Selecao yang selalu terhenti di babak perempat final sejak terakhir kali meraih gelar juara pada edisi 2002.

Artikel terkait

Rekomendasi