New York Knicks sukses menumbangkan tuan rumah Cleveland Cavaliers dengan skor 121-108 pada pertandingan hari Minggu (24/5) untuk memperpanjang rekor kemenangan beruntun babak playoff menjadi 10 laga. Hasil tersebut membuat langkah Knicks menuju babak Final NBA kini berada di depan mata, sebagaimana dilansir dari Media Indonesia.
Kemenangan tandang kelima secara beruntun ini membawa Knicks memegang kendali penuh dengan keunggulan 3-0 dalam seri final Wilayah Timur berformat best-of-seven. Tim asal New York tersebut berpeluang menyapu bersih kemenangan pada gim keempat yang dijadwalkan berlangsung hari Senin mendatang di Cleveland.
Jalen Brunson menjadi bintang lapangan lewat torehan 30 poin tertinggi dalam laga ini. Kontribusi signifikan bagi Knicks juga diberikan oleh Mikal Bridges yang menyumbang 22 poin dengan akurasi tembakan 11 dari 15, disusul O.G. Anunoby dengan kemasan 21 poin.
Pemain lain yang turut menyokong keunggulan Knicks adalah Karl-Anthony Towns melalui sumbangan 13 poin, delapan rebound, tujuh assist, dan tiga steal. Selain itu, Josh Hart tampil solid mengemas 12 poin, sembilan rebound, lima assist, dan empat steal guna menjaga tren tidak terkalahkan tim selama sebulan terakhir.
"Saya kehabisan kata-kata. Saya pikir kami berjuang, itu yang paling penting," kata Jalen Brunson, pemain New York Knicks dikutip dari AFP.
Penampilan gemilang Brunson menempatkan Cavaliers di ujung tanduk eliminasi mengingat sepanjang sejarah NBA belum pernah ada tim yang mampu membalikkan keadaan setelah tertinggal 0-3 di babak playoff. Menanggapi situasi menguntungkan tersebut, Brunson meminta tim tetap menjaga fokus.
"Cukup fokus pada satu penguasaan bola demi satu penguasaan bola. Cara kami menjaga pola pikir tersebut dalam beberapa minggu terakhir harus terus dipertahankan, atau bahkan harus lebih baik lagi," tutur Jalen Brunson, pemain New York Knicks.
Ekspektasi tinggi kini mengiringi Knicks yang terakhir kali merasakan persaingan Final NBA pada 27 tahun silam saat kalah dari San Antonio Spurs. Sementara itu, gelar juara liga terakhir mereka raih pada tahun 1973.
"Pola pikir kami tidak berubah. Kami mencoba untuk menjadi lebih baik setiap hari. Kami mencoba belajar dari kemenangan," ucap Jalen Brunson, pemain New York Knicks.
Brunson menilai evaluasi tetap diperlukan demi menyempurnakan performa tim pada pertandingan berikutnya.
"Ada banyak hal yang bisa kami tingkatkan. Ada banyak hal yang bisa kami kendalikan, banyak kesalahan mental yang perlu kami benahi, tetapi kami selalu mencari cara untuk mencoba menjadi lebih baik," sambung Jalen Brunson, pemain New York Knicks.
Di kubu berlawanan, Evan Mobley menjadi pencetak angka terbakar bagi Cleveland Cavaliers lewat raihan 24 poin. Donovan Mitchell menyusul dengan sumbangan 23 poin dan James Harden mengoleksi 19 poin.
Cavaliers tercatat gagal memimpin jalannya laga setelah Knicks langsung memegang kendali sejak kuarter pertama melalui akurasi tembakan 10 dari 13 untuk memimpin 29-19 di menit awal. Dorongan 11 poin dari Towns kemudian membawa Knicks menutup kuarter pertama dengan keunggulan 37-27.
Meskipun Cleveland sempat memangkas selisih skor menjadi 60-54 saat turun minum, petaka turnover di awal kuarter ketiga membuat mereka kian tertinggal. Knicks memimpin 91-82 memasuki kuarter keempat sebelum memperlebar jarak menjadi 110-93 menjelang akhir pertandingan.
"Seri ini belum berakhir. Kami harus tetap menginjak leher mereka dan terus berusaha memenangi pertandingan," ujar O.G. Anunoby, pemain New York Knicks.
Anunoby merasa dominasi timnya tidak lepas dari kelanjutan performa positif sejak awal seri, di mana Cavaliers sempat menyia-nyiakan keunggulan 22 poin pada gim pembuka.
"Saya rasa Anda bisa mengatakan momentum itu terbawa (dari gim pertama). Kami mencoba bermain dengan cara yang benar di setiap pertandingan, tetapi mungkin momentum itu memang sedikit terbawa," kata O.G. Anunoby, pemain New York Knicks.
Kombinasi taktik yang disiplin menjadi kunci utama keberhasilan New York mengamankan kemenangan krusial di markas lawan.
"Ini hanya tentang menjalankan rencana permainan di kedua sisi lapangan, bermain dengan cara yang benar, mengalirkan bola, lalu melakukan pemberhentian dalam bertahan," ujar O.G. Anunoby, pemain New York Knicks.