Netflix Perluas Paket Berlangganan Beriklan ke Indonesia Mulai 2027

Netflix Perluas Paket Berlangganan Beriklan ke Indonesia Mulai 2027
Foto: Ilustrasi Netflix Perluas Paket Berlangganan Beriklan ke Indonesia Mulai 2027.

Platform streaming Netflix berencana memperluas paket berlangganan berbasis iklan ke 15 negara baru termasuk Indonesia mulai tahun 2027. Langkah strategis ini diambil guna menghadirkan pilihan harga layanan yang lebih terjangkau sekaligus memperkokoh posisi perusahaan dalam industri iklan digital global.

Ekspansi ini merupakan bagian dari upaya Netflix untuk tetap kompetitif di tengah persaingan bisnis streaming over the top (OTT) yang kian sengit. Selain Indonesia, negara-negara lain yang masuk dalam daftar ekspansi meliputi Thailand, Filipina, Selandia Baru, hingga beberapa negara di Eropa dan Amerika Selatan.

President of Advertising Netflix, Amy Reinhard menjelaskan bahwa perluasan paket beriklan ini ditujukan untuk memberikan fleksibilitas bagi para pengguna di berbagai wilayah pasar baru tersebut.

"Bagi anggota, ini berarti lebih banyak pilihan untuk menikmati Netflix dengan harga yang sesuai kebutuhan mereka. Sementara bagi pengiklan, ini membuka peluang untuk terhubung dengan lebih banyak penggemar Netflix yang aktif dan terlibat di seluruh dunia," ujar Amy Reinhard, President of Advertising Netflix.

Dilansir dari Kontan, kebijakan ini juga diharapkan dapat memperluas jangkauan bagi mitra brand yang ingin menyasar audiens Netflix secara spesifik. Hingga saat ini, perusahaan telah menjalin kemitraan dengan lebih dari 4.000 pengiklan global di berbagai sektor industri.

Sejak pertama kali diluncurkan pada 2022 di 12 negara, layanan berbasis iklan ini telah mengantongi lebih dari 250 juta pengguna aktif bulanan. Angka tersebut memberikan kontribusi signifikan dengan menyumbang lebih dari 60 persen total pelanggan baru pada kuartal pertama tahun ini.

Secara finansial, perusahaan memproyeksikan pertumbuhan pendapatan dari sektor iklan yang cukup pesat. Netflix memperkirakan pendapatan iklan pada tahun 2026 akan menyentuh angka sekitar US$ 3 miliar, sebuah nilai yang meningkat dua kali lipat dibandingkan pencapaian pada tahun 2025.

Artikel terkait

Rekomendasi