Dompet Dhuafa Berangkatkan 100 Pemudik Guru Ngaji dan Marbot

Dompet Dhuafa Berangkatkan 100 Pemudik Guru Ngaji dan Marbot
Foto: Ilustrasi Dompet Dhuafa Berangkatkan 100 Pemudik Guru Ngaji dan Marbot.

Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) Dompet Dhuafa memfasilitasi kepulangan 100 orang pemudik dari kalangan guru ngaji, marbot, dan pedagang kaki lima melalui program bertajuk "Mudik Gratis Ceria" yang dilepas di Ciputat, Tangerang Selatan, pada Selasa (25/3/2025) pagi.

Sebagaimana dilansir dari Investortrust, inisiatif sosial ini menyasar kelompok masyarakat yang masuk dalam kategori mustahik guna memberikan kesempatan berkumpul bersama keluarga di kampung halaman. Dua unit bus disediakan untuk melayani dua rute utama, yakni jalur Jakarta-Semarang-Yogyakarta dan Jakarta-Solo-Surabaya.

Kepala LPM Dompet Dhuafa, Kamaludin, menegaskan bahwa sasaran utama program tahun ini adalah para pekerja di sektor informal dan keagamaan. Penegasan ini disampaikan sebagai bentuk apresiasi kepada mereka yang selama ini melayani masyarakat di lingkungan tempat tinggal.

"Layanan mudik gratis tahun ini ditujukan untuk pedagang kaki lima, marbot, dan guru ngaji. Mereka merupakan salah satu kategori ashnaf ataupun mustahik yang kita berikan kesempatan untuk mudik ke kampung halamannya," ujar Kamaludin, Kepala LPM Dompet Dhuafa.

Kamaludin berharap fasilitas transportasi gratis ini dapat meringankan beban ekonomi para peserta mudik sekaligus membawa kebahagiaan bagi mereka di hari raya. Program ini juga diharapkan menjadi sarana penyaluran keberkahan bagi para penerima manfaat.

"Mudah-mudahan mudik gratis ini memberikan keberkahan dan keceriaan untuk mereka," pungkas Kamaludin.

Menurut Kamaludin, Idulfitri memiliki makna mendalam bagi umat Muslim sebagai waktu untuk bersilaturahmi. Tradisi pulang kampung pun dinilai sebagai fenomena sosial yang tidak bisa dipisahkan dari perayaan lebaran di Indonesia.

"Tradisi mudik menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan ini, masyarakat berbondong-bondong pulang kampung untuk berkumpul bersama keluarga," kata Kamaludin.

Salah satu peserta program, Ujang Akmal Sumara, mengungkapkan rasa syukur karena dapat membawa serta anggota keluarganya pulang ke Gunungkidul, Yogyakarta. Marbot masjid di Tangerang Selatan ini mengaku sebelumnya kerap mengalami kesulitan biaya untuk mudik mandiri.

"Sebelumnya saya sulit untuk mudik. Alhamdulillah dengan bantuan Dompet Dhuafa kami bersyukur bisa mudik sekeluarga secara gratis," ucap Ujang Akmal Sumara, Marbot masjid di Tangerang Selatan.

Artikel terkait

Rekomendasi