Momen Mengejutkan Dewi Perssik Kuliah S1 Psikologi, Rela Pakai Jubah demi Fokus Belajar 2026

Momen Mengejutkan Dewi Perssik Kuliah S1 Psikologi, Rela Pakai Jubah demi Fokus Belajar 2026
Foto: Momen Mengejutkan Dewi Perssik Kuliah S1 Psikologi, Rela Pakai Jubah demi Fokus Belajar 2026. (Illustration by Pexels)

Penyanyi dangdut ternama Dewi Perssik membawa kabar mengejutkan mengenai kehidupan pribadinya. Sosok yang akrab disapa Depe ini ternyata diam-diam tengah menempuh pendidikan strata satu (S1) di sebuah perguruan tinggi di Jakarta.

Jurusan psikologi menjadi pilihan utama sang bintang sinetron "Mimpi Manis" tersebut dalam melanjutkan studinya. Keputusan ini diambil bukan tanpa alasan yang kuat bagi perjalanan hidupnya.

Alasan Memilih Jurusan Psikologi

Dewi Perssik mengungkapkan bahwa motivasi utamanya kuliah psikologi adalah untuk lebih memahami karakteristik dirinya sendiri. Selain itu, ia ingin mempelajari cara bersikap yang lebih baik dalam kehidupan sehari-hari.

Faktor keluarga juga menjadi pertimbangan penting dalam keputusannya tersebut. Apalagi sang putra, Gabriel, saat ini sudah mulai beranjak dewasa dan membutuhkan pola asuh yang tepat.

Beberapa tujuan utama Dewi Perssik menempuh studi psikologi meliputi:

  • Mengenal kepribadian dan karakter diri sendiri secara lebih mendalam.
  • Mempelajari pola asuh dan cara mendidik anak yang sudah memasuki usia dewasa.
  • Memahami cara bersikap dan berinteraksi yang lebih baik dengan orang lain.
  • Meningkatkan kualitas diri melalui pendidikan akademis di tengah kesibukan karier.

Langkah ini menunjukkan keseriusan Dewi Perssik dalam memperhatikan tumbuh kembang sang anak melalui pendekatan ilmiah.

Aksi Menyamar di Kampus

Cerita menarik mewarnai hari-hari awal masa kuliah penyanyi berusia 40 tahun ini. Demi menghindari keriuhan di lingkungan kampus, Dewi Perssik sengaja menyembunyikan identitas aslinya saat mengikuti perkuliahan.

Ia mengaku kerap menggunakan pakaian tertutup serupa jubah agar tidak dikenali oleh mahasiswa lain. Bahkan, pihak keluarga dan ibundanya pun awalnya tidak mengetahui aktivitas perkuliahan tersebut.

Namun, upaya penyamaran tersebut akhirnya mulai terendus oleh rekan-rekan kampusnya. Identitasnya terbongkar saat ia harus melakukan presentasi di depan kelas karena suaranya yang sangat khas.

Meskipun rekan-rekan mahasiswanya mulai menyadari siapa sosok di balik jubah tersebut, mereka cenderung bersikap segan. Banyak yang tidak berani bertanya langsung meski sudah merasa familiar dengan suara sang pedangdut.

Tantangan Selama Masa Kuliah

Meski memiliki jadwal yang padat, Dewi Perssik mengaku tetap berusaha mengikuti setiap mata kuliah dengan maksimal. Ia merasa materi perkuliahan psikologi sangat menarik untuk dipelajari.

Kendati demikian, ia tidak menampik adanya hambatan teknis yang dialami selama proses belajar. Salah satu kesulitan utama yang ia hadapi berkaitan dengan penggunaan bahasa Inggris dalam kelas.

Ia menceritakan pengalamannya saat menghadapi dosen yang berbicara dalam bahasa Inggris selama dua jam penuh. Kondisi ini menuntutnya untuk bekerja ekstra keras dengan menerjemahkan materi agar tetap bisa memahami pelajaran.

Perjuangan menempuh pendidikan di usia kepala empat ini menjadi bukti komitmen Dewi Perssik terhadap pengembangan diri. Kini, pihak keluarga sudah memberikan dukungan penuh setelah mengetahui aktivitas akademis yang ia jalani.

Artikel terkait

Rekomendasi