Kritik tajam dilayangkan oleh penyerang Mohamed Salah kepada sang pelatih, Arne Slot. Hal ini terjadi setelah Liverpool menelan kekalahan memalukan dengan skor 2-4 dari Aston Villa pada lanjutan Premier League, seperti dikutip dari Suara pada Jumat malam waktu setempat.
Arah permainan tim kembali menjadi sasaran kritik dari bintang asal Mesir tersebut. Pemain yang dipastikan bakal meninggalkan Anfield pada akhir musim ini menilai bahwa timnya telah kehilangan identitas permainan menyerang agresif yang selama ini melekat sebagai ciri khas.
Performa The Reds pada musim ini dinilai tampil jauh di bawah ekspektasi. Padahal mereka menyandang status sebagai juara Premier League musim lalu, namun kini justru tertahan di posisi kelima klasemen dan tertinggal hingga 20 poin dari Arsenal yang berada di puncak.
Melalui pernyataannya pada Sabtu, pendekatan taktik yang diterapkan oleh Slot secara tidak langsung disindir oleh Salah.
"Saya ingin melihat Liverpool kembali menjadi tim menyerang bergaya heavy metal yang ditakuti lawan dan kembali menjadi tim yang memenangkan trofi," ujar Salah dilansir dari Metro.uk
Perubahan pelatih maupun kehadiran pemain baru menurutnya tidak boleh mengubah identitas permainan yang dimiliki Liverpool.
"Itulah sepak bola yang saya pahami dan identitas yang harus dipertahankan. Itu tidak bisa ditawar dan siapa pun yang datang ke klub ini harus beradaptasi dengan itu," lanjutnya.
Rasa kecewa juga tidak bisa disembunyikan oleh Salah melihat rentetan hasil buruk yang diterima timnya sepanjang musim ini. Dirinya menganggap performa skuad saat ini tidak mampu mencerminkan standar besar yang dimiliki klub.
"Kekalahan demi kekalahan musim ini sangat menyakitkan dan bukan sesuatu yang pantas diterima fans kami. Menang beberapa pertandingan saja bukanlah standar Liverpool. Semua tim bisa menang," katanya.
Walaupun masa baktinya akan segera habis di penghujung musim, Salah menegaskan bahwa kecintaannya terhadap Liverpool tidak akan pernah pudar. Dirinya tetap berharap klub bisa meraih kesuksesan di masa depan setelah kepergiannya nanti.
"Liverpool akan selalu berarti besar bagi saya dan keluarga saya. Saya ingin melihat klub ini terus sukses bahkan setelah saya pergi," tutur Salah.
Saat ini Liverpool tercatat hanya menyisakan satu pertandingan lagi di kompetisi Premier League musim ini, yaitu laga kandang melawan Brentford di Anfield pada pekan depan. Salah pun menegaskan target paling realistis yang harus dicapai tim sekarang adalah mengamankan tiket menuju kompetisi Eropa.
"Lolos ke Liga Champions adalah harga mati dan saya akan melakukan segalanya untuk mewujudkannya," tegas Salah.