Minim Pemain Lokal Como 1907 Berada di Posisi Kelima Klasemen

Minim Pemain Lokal Como 1907 Berada di Posisi Kelima Klasemen
Foto: Ilustrasi Minim Pemain Lokal Como 1907 Berada di Posisi Kelima Klasemen.

Klub Como 1907 berhasil menembus posisi kelima klasemen sementara Liga Italia pada Minggu (19/4/2026) meski tercatat sebagai tim dengan jumlah pemain lokal paling sedikit di kasta tertinggi.

Tim asuhan Cesc Fabregas tersebut kini hanya diperkuat oleh dua pemain berkebangsaan Italia, yakni bek Edoardo Goldaniga dan penjaga gawang Mauro Vigorito. Fenomena ini menjadikan I Lariani disorot sebagai salah satu kuda hitam dengan komposisi skuad yang unik sejak promosi pada 2024, sebagaimana dilansir dari Detik Sport.

Dominasi pemain asing di tubuh Como terlihat jelas dengan keberadaan enam pemain asal Spanyol, termasuk nama besar seperti Alvaro Morata dan Sergi Roberto. Selain itu, tim ini juga mengandalkan talenta muda potensial seperti Nico Paz dan Martin Baturina untuk bersaing memperebutkan zona Eropa musim depan.

Presiden Como, Mirwan Suwarso, memberikan penegasan bahwa kelangkaan pemain lokal dalam tim utama bukan merupakan isu tunggal yang hanya dialami oleh klubnya. Ia membandingkan kondisi tersebut dengan klub raksasa Italia lainnya yang memiliki keterbatasan serupa dalam memberdayakan pemain domestik.

"Saya rasa ini bukan hanya masalah Como. AC Milan hanya punya Gabbia dan Bartesaghi. Kita bicara tentang AC Milan, salah satu klub besar Italia. Ini bukan hanya masalah Como, tetapi juga klub-klub besar lainnya," kata Suwarso, dilansir dari Sassuolo News.

Faktor finansial dan mekanisme transfer internasional menjadi alasan utama manajemen lebih memilih mendatangkan pemain dari luar negeri. Suwarso menjelaskan bahwa sistem pembayaran angsuran lebih memungkinkan dilakukan untuk pemain asing dibandingkan dengan merekrut pemain bintang dari sesama klub Serie A.

"Ini juga masalah pembayaran dan metode pembayaran. Membeli pemain dari luar negeri berbeda, Anda bisa membayar dengan berbagai angsuran. Ketika kami memiliki kesempatan, kami merekrut Belotti dengan status bebas transfer, misalnya," ujar pengusaha asal Indonesia ini menambahkan.

Kendala harga pasar yang terlampau tinggi untuk pemain lokal seperti Nicolo Barella atau Alessandro Bastoni memaksa manajemen Como untuk memutar otak dalam menyusun kekuatan tim. Fokus pengembangan kini mulai dialihkan pada penguatan pembinaan pemain usia muda guna meningkatkan representasi pemain Italia di masa mendatang.

"Kemudian Anda harus beradaptasi dengan gaya pelatih. Mungkin kami bisa saja menginginkan Orsolini dari Bologna, Parisi dari Fiorentina, Bastoni atau Barella dari Inter, tetapi biayanya tinggi. Jadi kami harus terus fokus pada sektor pemain muda untuk memiliki lebih banyak pemain Italia di masa depan," tutup Suwarso.

Data perbandingan menunjukkan kesenjangan signifikan dengan klub lain, di mana Inter Milan dan AS Roma memiliki delapan pemain lokal, sementara Juventus diperkuat tujuh pemain asli Italia.

Artikel terkait

Rekomendasi