Manajer Arsenal Mikel Arteta meminta anak asuhnya untuk menikmati tekanan dalam persaingan gelar juara Liga Inggris dan Liga Champions saat menjamu Fulham di Stadion Emirates, London, pada Sabtu (2/5/2026) pukul 23.30 WIB.
Pertandingan pekan ke-35 ini menjadi momentum krusial bagi klub berjuluk Meriam London tersebut untuk mempertahankan posisi puncak klasemen, sebagaimana dilansir dari Bola berdasarkan laporan Sky Sports.
Performa Arsenal sempat menjadi sorotan menyusul hasil negatif setelah menelan kekalahan 1-2 dari Bournemouth dan Manchester City, serta tersingkir dari ajang Piala Liga dan Piala FA musim ini.
Menghadapi sisa peluang di kompetisi domestik dan Eropa, Arteta memberikan pesan khusus kepada para pemainnya agar tetap tenang dalam menghadapi tekanan besar di sisa musim.
"I give them: enjoy it," kata Arteta, Manajer Arsenal.
Pelatih asal Spanyol tersebut menyadari sepenuhnya bahwa posisi tim saat ini sangat dekat dengan dua trofi bergengsi yang telah lama dinantikan oleh pendukung klub London Utara itu.
Meskipun memiliki peluang besar, Arteta mengingatkan skuadnya untuk siap menghadapi segala konsekuensi dan kritik pedas jika mereka gagal meraih hasil maksimal dalam sebuah pertandingan.
"If you want to win the Premier League and the Champions League, what is probably going to happen? You're going to lose a game and they're going to destroy you. That's it," jelas Arteta, Manajer Arsenal.
Arteta menekankan pentingnya menjaga suasana hati yang positif di dalam tim, baik saat meraih kemenangan maupun saat tim sedang berada dalam kondisi yang kurang menguntungkan di lapangan.
"You want to be there? Be happy to be there. When you win, enjoy it. When you lose or you don't perform at the level and there's a game where you give the ball away enjoy it. You will be better," terang Arteta, Manajer Arsenal.
Tekanan dari publik juga dirasakan seiring ambisi besar untuk mengakhiri puasa gelar Liga Inggris selama 22 tahun, sebuah beban sejarah yang menurut Arteta merupakan bagian alami dari tim pemenang.
"There's no other way. If you want to be at the top, people are already waiting. That's normal. That's natural," ujar Arteta, Manajer Arsenal.
Arteta menambahkan bahwa siapa pun yang meragukan kualitas kemampuan para pemainnya dalam persaingan gelar juara saat ini sedang memiliki pemikiran yang keliru.
"And that's the way to be a winner. The rest? Are they not good enough? Come on, if anyone believes that, there's something wrong," lanjut Arteta, Manajer Arsenal.
Kemenangan atas Fulham dianggap sebagai langkah strategis kedua dari lima pertandingan sisa yang harus dilewati Arsenal untuk bisa mengunci gelar juara di akhir musim nanti.
"Against Newcastle, there were still five games to go and it was the first one," tutur Arteta, Manajer Arsenal.
Baginya, setiap kemenangan tambahan akan memberikan dorongan motivasi yang kuat karena target trofi yang dibidik akan terlihat semakin nyata bagi seluruh anggota tim.
"Now it is the second and if you win that game you're going to be closer to the target. That's what motivates us," tegas Arteta, Manajer Arsenal.
Arteta mengibaratkan sisa musim ini sebagai balapan pendek yang harus diselesaikan satu per satu dengan fokus penuh pada performa tim sendiri di setiap pekannya.
"It is our own race. It's a race of five. The first one is done, now it's about the second one," ucap Arteta, Manajer Arsenal.
Menutup pernyataannya, ia meyakini bahwa membayangkan keberhasilan mengangkat trofi akan membantu pemain tetap berada di jalur yang benar menuju kemenangan akhir.
"You just have to imagine the moment and you know what it means: you win another and you're right on track," tutup Arteta, Manajer Arsenal.