Mike Jackson Protes Keputusan Wasit Usai Burnley Kalah dari Arsenal

Mike Jackson Protes Keputusan Wasit Usai Burnley Kalah dari Arsenal
Foto: Ilustrasi Mike Jackson Protes Keputusan Wasit Usai Burnley Kalah dari Arsenal.

Manajer interim Burnley Mike Jackson melayangkan protes keras terhadap kepemimpinan wasit Paul Tierney setelah timnya dikalahkan Arsenal dengan skor 1-0 di Stadion Emirates pada Minggu, 10 Mei 2026, dilansir dari Suara.

Kemenangan tipis tersebut dipastikan lewat gol tunggal sundulan Kai Havertz pada babak pertama, yang sekaligus mengamankan tiga poin penting bagi Arsenal untuk mempertahankan posisi puncak klasemen Premier League.

Namun, laga tersebut menyisakan kontroversi pada menit ke-69 saat Kai Havertz melakukan tekel keras dari belakang ke arah betis gelandang Burnley, Lesley Ugochukwu, dengan posisi kaki yang terangkat dari lapangan.

Meskipun insiden berbahaya itu sempat ditinjau oleh tim Video Assistant Referee (VAR), wasit Paul Tierney sama sekali tidak diminta untuk memeriksa tayangan ulang melalui monitor di pinggir lapangan pertandingan.

ÔÇ£Saya tidak suka melihat pemain diusir keluar, tetapi setelah melihat tayangannya kembali dan melihat bagaimana pertandingan dipimpin hari ini, saya pikir itu kartu merah,ÔÇØ ujar Mike Jackson, Manajer Interim Burnley.

Jackson menambahkan bahwa rekaman video dari berbagai sudut kamera semestinya sudah cukup jelas untuk memperlihatkan tingkat bahaya dari pelanggaran yang dilakukan oleh penyerang Arsenal tersebut.

ÔÇ£Ketika Anda melihatnya frame demi frame, itu terlihat jelas dari berbagai sudut,ÔÇØ tambah Mike Jackson, Manajer Interim Burnley.

Menurut Jackson, jalannya sisa laga akan sangat berbeda andai sang pengadil bertindak tegas dan memaksa Arsenal bermain dengan sepuluh orang pemain di sisa waktu dua puluh menit terakhir babak kedua.

ÔÇ£Itu tekel berbahaya, kakinya terangkat dari permukaan lapangan,ÔÇØ tegas Mike Jackson, Manajer Interim Burnley.

Ia juga menilai tindakan tersebut merupakan bentuk pelanggaran sengaja demi menghentikan momentum permainan timnya sejak awal, sehingga kegagalan wasit memberikan kartu merah menjadi kekecewaan besar.

ÔÇ£Itu juga pelanggaran sinis untuk menghentikan permainan sejak awal, jadi saya kecewa karena dengan 20 menit tersisa, pertandingan bisa berubah,ÔÇØ lanjut Mike Jackson, Manajer Interim Burnley.

Kekecewaan tim tamu ini menambah rentetan rasa frustrasi skuad Burnley terhadap tingkat konsistensi jajaran pengadil lapangan yang dinilai kerap merugikan mereka sepanjang kompetisi musim ini berjalan.

ÔÇ£Itu keputusan besar yang terkadang tidak kami dapatkan, dan kami merasa belum mendapatkannya sepanjang musim ini,ÔÇØ keluh Mike Jackson, Manajer Interim Burnley.

Artikel terkait

Rekomendasi