Lionel Messi Harapkan Neymar Pulih untuk Piala Dunia 2026

Lionel Messi Harapkan Neymar Pulih untuk Piala Dunia 2026
Foto: Ilustrasi Lionel Messi Harapkan Neymar Pulih untuk Piala Dunia 2026.

Kapten tim nasional Argentina Lionel Messi mengharapkan kesembuhan bagi penyerang Brasil Neymar agar dapat berpartisipasi dalam ajang Piala Dunia 2026. Sebagaimana dilansir dari Suara, Messi memberikan dukungan tersebut di tengah proses pemulihan cedera panjang yang sedang dialami oleh pemain Al Hilal itu.

Persahabatan erat yang terjalin sejak masa kebersamaan di Barcelona menjadi dasar kuat bagi dukungan emosional Messi terhadap sang kolega. Messi menilai kehadiran pemain dengan talenta besar seperti Neymar sangat krusial bagi keindahan sejarah panjang kompetisi sepak bola internasional di panggung dunia.

"Kami ingin para pemain terbaik berada di sana [di Piala Dunia] dan Neymar, tidak peduli kondisinya, akan selalu menjadi salah satu dari mereka," tutur Messi kepada Pollo Álvarez dalam acara Lo del Pollo.

Bagi Messi, status kebintangan mantan pemain Paris Saint-Germain tersebut tidak akan luntur meski sedang menghadapi cedera ligamen. Penyerang Inter Miami ini menekankan bahwa keberadaan Neymar di turnamen akbar tersebut memiliki arti yang sangat mendalam bagi negaranya dan dunia sepak bola.

"Akan sangat luar biasa melihatnya di Piala Dunia karena apa artinya bagi Brasil dan sepak bola. Saya harap dia bisa berada di sana, tetapi saya tidak bisa objektif, karena dia memang harus selalu ada di sana," ungkap Messi.

Hubungan personal yang mendalam membuat Messi mengakui sulit untuk bersikap netral saat membahas masa depan karier sahabatnya tersebut. Ia mengagumi karakteristik natural dan ketulusan perilaku yang dimiliki oleh pencetak gol terbanyak sepanjang masa tim nasional Brasil itu.

"Saya tidak bisa objektif. Neymar adalah seorang teman... Jelas, saya ingin dia berada di Piala Dunia, agar hal-hal baik terjadi padanya karena dia layak mendapatkannya atas kepribadiannya. Dan saya harap dia bisa berada di sana," jelas Messi.

Pemain berusia 38 tahun tersebut juga mengamati bagaimana Neymar menjalani hidupnya tanpa kepura-puraan di tengah sorotan publik global. Menurut Messi, karisma spesial yang dimiliki Neymar menjadikannya sosok yang sangat dihargai oleh rekan-rekan sejawatnya di lapangan hijau.

"Dia memiliki karisma yang sangat spesial," kata Messi mengenai Neymar.

Penilaian Messi terhadap karakter Neymar didasarkan pada cara pemain nomor sepuluh tersebut berekspresi secara jujur sesuai dengan perasaan yang dialaminya. Messi melihat sahabatnya itu mampu tetap bahagia tanpa terlalu mengkhawatirkan dampak dari pandangan orang lain terhadap dirinya.

"Dia tidak berpura-pura, dia menjalani hidupnya apa adanya, sesuai dengan apa yang dia rasakan tanpa khawatir akan dampaknya. Dia menjalani hidupnya, dia bahagia, dan dia sangat natural," tambahnya.

Beralih ke peta persaingan, Messi mengidentifikasi tim nasional Prancis dan Spanyol sebagai kandidat terkuat dengan komposisi skuad yang paling matang saat ini. Meski menyadari Argentina sedang berevolusi dengan pemain muda, ia tetap mewaspadai kekuatan tim-tim besar lainnya yang akan berlaga.

"Kami tahu bahwa Piala Dunia selalu menjadi urusan yang rumit karena kaliber tim-tim yang terlibat. Kami harus penuh harapan -- sama seperti setiap orang Argentina setiap kali ada kompetisi resmi, baik itu Copa Am├®rica atau Piala Dunia -- tetapi kita juga harus mengakui bahwa ada favorit lain di depan kita yang datang dalam kondisi lebih baik," ucap Messi.

Mengenai masa depan karier pribadinya, pemenang Ballon d'Or delapan kali ini menegaskan bahwa semangatnya untuk berkompetisi di lapangan hijau belum padam. Messi berkomitmen untuk terus bermain selama kondisi fisik dan kemampuannya masih memungkinkan untuk memberikan kontribusi terbaik.

"Saya mencintai permainan ini, dan saya akan terus melakukannya sampai saya benar-benar tidak bisa lagi," tegas Messi.

Neymar sendiri diketahui telah menjalani operasi lutut kiri sejak akhir tahun 2023 akibat cedera ligamen yang merobek kekuatannya di lapangan hijau. Ketidakhadiran sang penyerang memberikan dampak signifikan terhadap performa Brasil di babak kualifikasi, sementara proses pemulihannya terus berjalan hingga saat ini.

Artikel terkait

Rekomendasi