Umat Islam di seluruh dunia menyambut Hari Raya Iduladha dengan penuh sukacita melalui beragam kebiasaan khas. Setiap wilayah memiliki cara tersendiri untuk mengekspresikan kegembiraan dan penghormatan terhadap hari besar ini.
Seperti dilansir dari Popbela, terdapat berbagai perayaan unik yang dilakukan oleh masyarakat di beberapa negara saat Lebaran Haji tiba.
Masyarakat Pakistan memiliki kebiasaan unik untuk memandikan dan merias hewan yang akan dikurbankan. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap Nabi Ibrahim AS sekaligus menjaga kebersihan satwa tersebut.
Sebelum pelaksanaan salat Id, kaum perempuan di sana melukis tangan mereka menggunakan henna organik dan memakai hijab beraneka warna. Sementara itu, kaum pria mengenakan pakaian tradisional bernama salwar kameez serta menggunakan parfum alami.
2. Menyembelih Unta di Arab Saudi
Mayoritas penduduk di Arab Saudi memilih unta sebagai hewan kurban utama, berbeda dengan di Indonesia yang didominasi sapi atau kambing. Meski demikian, sebagian warga di sana tetap ada yang berkurban domba atau sapi.
Daging dari hasil pemotongan tersebut nantinya tidak hanya dibagikan kepada warga lokal yang membutuhkan. Pihak penyelenggara juga mendistribusikannya hingga ke negara-negara tetangga.
3. Pemotongan di Pinggir Jalan dan Balon Warna-Warni di Mesir
Penduduk Mesir melangsungkan proses penyembelihan hewan kurban langsung di tepi jalanan kota. Aktivitas ini membuat pemandangan jalanan di Kairo dipenuhi warna merah sepanjang hari raya.
Jenis hewan yang dikurbankan meliputi domba, kambing, sapi, hingga unta. Prosesi ini berlangsung sejak selesai salat Id pada 10 Dzulhijjah hingga matahari terbenam pada 13 Dzulhijjah yang menandai akhir hari tasyrik.
Selain pemotongan di area publik, warga Mesir juga melepaskan balon berwarna-warni di Masjid Al-Seddik, Kairo. Hal ini dilakukan sebagai simbol kegembiraan dalam merayakan hari besar Islam tersebut.
4. Tradisi Mudik Lebaran Haji di Tiongkok
Jika fenomena pulang kampung di Indonesia identik dengan Idulfitri, umat muslim di Tiongkok justru melakukan mudik saat Iduladha. Mereka bahkan sudah melakukan persiapan sejak beberapa minggu sebelum hari raya.
Masyarakat muslim di sana menyambut kedatangan Lebaran Haji dengan memproduksi berbagai kue khas. Mereka juga menyiapkan aneka makanan ringan tradisional untuk dinikmati bersama keluarga.
5. Budaya Bertukar Kado di Kazakhstan
Warga Kazakhstan memanfaatkan momen Iduladha untuk mempererat tali persaudaraan dengan cara saling bertukar hadiah. Perayaan ini telah melekat menjadi bagian dari kebudayaan lokal masyarakat setempat.
Setiap rumah membuka pintu lebar-lebar untuk menyambut kunjungan kerabat dan tetangga. Pemilik rumah juga menyediakan berbagai camilan serta hidangan khas Kazakhstan di atas meja makan untuk menjamu para tamu.
6. Perayaan Empat Hari Penuh di Bangladesh
Iduladha di Bangladesh dirayakan secara besar-besaran selama empat hari berturut-turut. Sama seperti di Indonesia, masyarakat setempat juga memiliki tradisi turun-temurun untuk mudik ke kampung halaman agar bisa berkumpul dengan keluarga besar.
7. Pakaian Tradisional Cerah di Kosovo
Anak-anak di Kosovo menyambut salat Iduladha dengan mengenakan pakaian tradisional yang berwarna cerah lengkap dengan kopiah senada. Perayaan Iduladha di wilayah ini dikenal luas oleh masyarakat dengan sebutan Kurban Bajramit.
Sementara itu, kelompok usia dewasa juga turut bersolek dan mengenakan busana terbaik yang mereka miliki untuk melaksanakan ibadah bersama.