Piala Dunia 2026 bisa dikenang sebagai kesempatan langka untuk pemain besar seperti Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Namun, di saat yang sama, ajang tersebut juga menjadi panggung debut bagi bintang muda Spanyol, Lamine Yamal. Pemain berusia 18 tahun ini telah meniti jalan yang luar biasa dari lapangan di Mataro hingga ke panggung besar sepak bola dunia.
Fakta-Fakta Lamine Yamal:
- Asal: Rocafonda, Mataro (Kode pos: 304).
- Debut Profesional: Bergabung dengan FC Barcelona saat berusia 15 tahun.
- Keluarga: Ayahnya, Mounir Nasraoui, berasal dari Maroko, sementara ibunya, Sheila Ebana, dari Guinea Khatulistiwa.
- Selebrasi Ikonik: Membentuk angka 304 dengan jari
Rocafonda adalah kawasan sederhana di Catalan, sekitar 32 km dari Barcelona, tempat Yamal memulai perjalanan. Pamannya, Abdul Nasraoui, telah menyimpan replika trofi Piala Dunia di toko rotinya sebelum Yamal debut untuk Spanyol. Dia seolah tahu bahwa hal besar akan datang dari keponakannya.
Di setiap gol yang dicetaknya, Yamal membentuk angka 304 dengan tangan, sebagai simbol tempat asalnya. Meskipun Rocafonda kerap mendapat label negatif, kini tempat tersebut bangga menjadi asal dari seorang idola sepak bola dunia.
Jordi Roura, mantan kepala tim muda Barcelona, mengingat saat melihat Yamal pertama kali. "Pada awalnya dia tampak aneh, kurus, dan agak canggung," kata Roura kepada AFP. Namun, saat bola di kaki, segalanya berubah. "Dribbling-nya sangat alami, sulit dilatih," tambahnya.
Sukses di Euro 2024, mencetak gol melawan Prancis sembari tetap mengikuti ujian sekolah menunjukkan kemampuannya. Di bar pamannya, replika trofi masih ada, menunggu untuk digantikan oleh trofi yang asli.
Detail Prestasi Yamal:
| Pencapaian | Detail |
|---|---|
| Turnamen Major Pertama | Euro 2024 (Juara) |
| Status Piala Dunia 2026 | Debut yang dinantikan |
| Kekuatan Utama | Dribbling, Visi, Kaki Kiri |
Meski ada kekhawatiran soal kebugarannya, harapan publik Spanyol tetap tinggi. Bagi warga Rocafonda, Lamine Yamal bukan sekedar pemain sepak bola. Dia adalah bukti dari kerasnya jalan beton bahwa bakat besar bisa lahir dan berhasil menaklukkan panggung dunia.
Abdul dengan optimis mengatakan, "Jika kami memenangkan Piala Dunia, barulah saya akan bicara banyak," menandaskan harapan besar bagi Yamal dan Spanyol. (AFP/I-2)