Mazda Lampaui Target Penjualan Kendaraan Listrik Melalui Kemitraan Changan

Mazda Lampaui Target Penjualan Kendaraan Listrik Melalui Kemitraan Changan
Foto: Ilustrasi Mazda Lampaui Target Penjualan Kendaraan Listrik Melalui Kemitraan Changan.

Produsen otomotif asal Jepang, Mazda, melaporkan pencapaian signifikan dalam transisi energi baru setelah berhasil melampaui target penjualan tahunan melalui kolaborasi strategis dengan Changan pada pameran Beijing Auto Show, Senin (27/4/2026).

Langkah ini menandai momentum penting bagi Mazda yang kini berpeluang menjadi perusahaan patungan pertama di Tiongkok dengan volume penjualan kendaraan listrik (NEV) yang melebihi model mesin konvensional. Keberhasilan tersebut didorong oleh pemanfaatan arsitektur teknologi lokal.

Berdasarkan data China EV DataTracker yang dilansir dari Otomotif, Mazda membukukan pengiriman sebanyak 91.061 unit pada periode April 2025 hingga Maret 2026. Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan hampir 20 persen dari target internal awal yang ditetapkan sebesar 76.000 unit.

Pertumbuhan ini ditopang oleh performa positif model sedan 6e dan SUV menengah CX-6e pada kuartal pertama 2026. Kedua model ini dilaporkan menyumbang lebih dari 40 persen terhadap total penjualan bulanan pabrikan tersebut.

Strategi baru ini muncul setelah Mazda mengevaluasi performa model MX-30 dan CX-30 EV yang kurang mendapat respons positif di pasar. Perusahaan kemudian beralih menggunakan arsitektur EPA milik Changan untuk mengembangkan lini produk yang lebih kompetitif bagi konsumen global.

Direktur Eksekutif Senior Mazda, Toru Nakajima, memberikan penegasan mengenai visi perusahaan dalam menghadapi persaingan ketat di segmen kendaraan energi baru di kawasan Asia tersebut.

"Mazda telah menemukan ritme yang tepat untuk mengarungi pasar kendaraan listrik di Tiongkok," kata Toru Nakajima, Direktur Eksekutif Senior Mazda.

Penegasan tersebut mencerminkan optimisme Mazda dalam mengamankan posisi di pasar otomotif terbesar dunia. Nakajima juga menyoroti durasi kerja sama yang telah terjalin lama sebagai kunci utama pengembangan produk masa depan.

"Hubungan kemitraan dengan Changan yang telah terjalin selama dua dekade kini justru semakin solid," ujar Toru Nakajima, Direktur Eksekutif Senior Mazda.

Lini produk hasil kolaborasi ini, seperti Mazda 6e, dikabarkan segera hadir di pasar Indonesia setelah sebelumnya terlihat menjalani uji jalan di tanah air. Kehadiran model SUV CX-6e juga diprediksi akan menyusul mengingat tingginya minat masyarakat terhadap segmen SUV listrik.

Artikel terkait

Rekomendasi