Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza menyatakan bahwa peluang juara bagi tim asuhannya kini hanya tersisa satu persen menjelang tiga pertandingan terakhir kompetisi Super League 2025-2026. Pernyataan tersebut disampaikan Souza setelah memimpin sesi latihan terbuka di Persija Training Ground, Sawangan, pada Kamis (7/5/2026), dilansir dari Bola.
Klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut saat ini menduduki peringkat ketiga klasemen sementara dengan raihan 65 poin. Persija terpaut jarak tujuh angka dari dua pemuncak klasemen, Borneo FC dan Persib Bandung, yang dinilai tampil sangat konsisten sepanjang musim berlangsung.
Kondisi tim semakin menantang karena laga krusial pekan ke-32 melawan Persib Bandung pada Minggu (10/5/2026) harus digelar di Stadion Segiri, Samarinda. Persija tidak dapat menggunakan Stadion Utama Gelora Bung Karno sehingga harus kembali menyandang status tim musafir dalam partai besar tersebut.
"Tidak, tim kami sama sekali tidak takut untuk bermain. Sejujurnya, peluang juara hanya tersisa satu persen. Selama masih ada peluang secara matematis, kami akan memperjuangkannya," kata Mauricio Souza, Pelatih Persija Jakarta.
Arsitek tim berkebangsaan Brasil ini memberikan apresiasi khusus terhadap performa dua tim yang berada di atas posisi Persija saat ini.
"Namun, Borneo dan Bandung adalah tim yang bermain sangat konsisten selama kompetisi," jelas Mauricio Souza, Pelatih Persija Jakarta.
Souza tetap menginstruksikan para pemainnya untuk tampil menyerang demi membalas kekalahan 0-2 pada pertemuan pertama di Soreang. Ia merasa optimis karena skuad Macan Kemayoran saat ini berada dalam kondisi bugar dan telah memenangi empat dari lima pertandingan terakhir.
"I rasa kami punya peluang besar untuk mengalahkan Bandung. Kami akan pergi ke sana untuk memenangkan pertandingan," ujar Mauricio Souza, Pelatih Persija Jakarta.
Meskipun menargetkan poin penuh, mantan pelatih Madura United ini mengakui bahwa tantangan untuk mengangkat trofi pada akhir musim sangat berat secara hitungan matematis.
"Tim kami adalah tim yang bermain menyerang, yang selalu mencari kemenangan sepanjang waktu. Kami harus pergi ke sana dan menang, seperti yang kami lakukan terhadap semua lawan di liga. Tapi, memang menjadi juara itu sangat sulit," tambah Mauricio Souza, Pelatih Persija Jakarta.
Pertemuan antara dua rival besar ini diprediksi akan berjalan sengit meski Souza memberikan catatan kritis terkait kondisi infrastruktur stadion yang akan digunakan.
"Ini adalah dua tim besar, akan menjadi pertandingan hebat. Sayang sekali lapangannya tidak menawarkan kondisi yang baik," tutur Mauricio Souza, Pelatih Persija Jakarta.