Keberhasilan mengukir sejarah baru dalam perolehan poin tertinggi klub belum menjamin posisi Mauricio Souza aman di Persija Jakarta. Pelatih asal Brasil tersebut saat ini memilih untuk tidak banyak berbicara mengenai proyeksi skuad Macan Kemayoran dalam menghadapi kompetisi musim depan.
Sikap berhati-hati yang diambil oleh sang juru taktik berkaitan erat dengan status kontraknya yang belum menemui kejelasan. Seperti dikutip dari Suara, Mauricio Souza menyatakan bahwa dirinya masih menunggu keputusan resmi dari pihak manajemen Persija Jakarta sebelum menyusun rencana tim.
Arsitek strategi berusia 51 tahun ini menyadari penuh bahwa wewenang mempertahankan atau melepas pemain berada di tangan manajemen klub. Oleh karena itu, ia enggan membeberkan komposisi pemain untuk musim mendatang sebelum status dirinya sendiri dipastikan.
"Yang bisa saya katakan adalah Persija memiliki tim yang sangat kuat, dan saya sangat senang dengan para pemain yang saya miliki," kata Mauricio Souza dikutip dari laman resmi i.League, Rabu (20/5/2026).
Pembahasan mendalam mengenai perombakan atau penguatan komposisi tim baru akan dilakukan setelah ia duduk bersama manajemen untuk menyepakati masa depannya.
"Tetapi siapa yang tetap tinggal dan siapa yang tidak, itu tidak sepenuhnya bergantung pada saya. Ketika saya duduk dan memutuskan masa depan saya, maka kita akan melihat dan membicarakan susunan pemain," lanjutnya.
Walau masa depannya belum menentu, Mauricio Souza telah menorehkan tinta emas dalam sejarah tim ibu kota. Ia sukses mengantarkan Persija Jakarta melampaui rekor poin tertinggi klub sejak kompetisi Liga 1 menerapkan format satu wilayah pada tahun 2017 lalu.
Hingga bergulirnya pekan ke-33, klub Macan Kemayoran tercatat sudah mengumpulkan total 68 poin. Hasil positif tersebut diraih berkat penampilan yang konsisten sepanjang mengarungi musim kompetisi 2025/2026.
Pencapaian musim ini resmi melewati catatan terbaik klub sebelumnya pada musim 2022/2023, saat Persija menyabet posisi runner-up dengan 66 poin. Jumlah 68 poin ini bahkan lebih tinggi dibandingkan ketika Macan Kemayoran keluar sebagai juara Liga 1 2018 dengan koleksi 62 poin.
Persija Jakarta masih memiliki peluang besar untuk menambah pundi-pundi poin mereka menjadi 71 poin. Catatan maksimal tersebut dapat terealisasi apabila anak asuh Mauricio Souza mampu memenangkan pertandingan terakhir melawan Semen Padang pada pekan depan.