Matthew McConaughey Mengasingkan Diri ke Peru demi Menemukan Jati Diri

Matthew McConaughey Mengasingkan Diri ke Peru demi Menemukan Jati Diri
Foto: Ilustrasi Matthew McConaughey Mengasingkan Diri ke Peru demi Menemukan Jati Diri.

Aktor Matthew McConaughey memilih untuk mengasingkan diri ke negara Peru selama 22 hari tanpa aliran listrik setelah merasa tertekan oleh popularitas mendadak di awal kariernya. Kisah masa lalu ini ia ungkapkan dalam bincang-bincang di podcast No Magic Pill, sebagaimana dilansir dari Detikcom pada Sabtu (16/5/2026).

Langkah ekstrem tersebut diambil demi melepaskan identitas kebintangannya di industri hiburan. Selama berada di Peru, ia bahkan meminta orang-orang di sekitarnya untuk memanggil dirinya dengan nama Mateo agar bisa memisahkan diri dari status selebritas.

Bintang film Interstellar tersebut mengaku sempat mempertanyakan kehidupannya setelah menjadi terkenal. Ia mencoba memilah bagian hidupnya yang nyata dan yang palsu, di mana 12 hari pertama perjalanannya terasa sangat aneh sebelum akhirnya memberikan pencerahan pada paruh terakhir.

"Saya perlu menapakkan kaki di tanah. Jadi, saya memutuskan untuk keluar. Pergi ke Peru. Saya perlu menemukan jati diri dan memeriksa validasi diri sendiri. Saya tahu saya memilikinya, saya hanya harus membuktikannya lagi," ungkap Matthew McConaughey.

McConaughey menambahkan bahwa pertemuannya dengan warga lokal yang hanya mengenalnya sebagai Mateo memberikan dampak emosional yang mendalam. Ia merasa sangat dihargai sebagai manusia biasa tanpa embel-embel ketenaran dari dunia luar.

"Saya berada di sana cukup lama hingga berpikir bahwa saya bisa menjalani hidup ini, ini bisa menjadi keberadaan saya. Begitu Anda merasa sanggup melakukannya, barulah Anda merasa siap untuk pulang kembali ke rumah," jelasnya.

Pengalaman hidup di Peru tersebut pada akhirnya menegaskan kembali identitas aslinya. Keputusan ini membantunya menemukan landasan diri yang kuat sebelum kembali ke lingkungan asalnya.

"Pada akhir hari ke-22, air mata di mata mereka dan air mata di mata saya serta pelukan yang kami rasakan saat berpisah didasarkan pada sosok pria bernama Mateo yang mereka kenal, yang tidak ada hubungannya dengan selebritas. Hal itu menegaskan identitas saya sendiri bahwa ini didasarkan pada diri saya yang asli," terang Matthew McConaughey.

Aksi menjauhkan diri dari industri perfilman ini ternyata bukan yang terakhir dilakukan oleh sang aktor. Bertahun-tahun kemudian, ia kembali meninggalkan Hollywood dan memboyong keluarganya untuk pindah tempat tinggal ke Texas.

Keputusan tersebut dipicu oleh rasa frustrasi terhadap label aktor komedi romantis yang melekat pada dirinya. Label itu didapatkan setelah ia membintangi sejumlah film hit seperti The Wedding Planner dan How to Lose a Guy in 10 Days.

McConaughey mengakui bahwa meninggalkan Hollywood saat kariernya berada di puncak adalah hal menakutkan. Ia bahkan sempat mempertimbangkan profesi alternatif seperti guru SMA, konduktor musik, atau pemandu wisata alam liar jika karier aktingnya benar-benar berakhir.

"Keputusan untuk menolak tawaran film komedi romantis senilai 14,5 juta USD (sekitar Rp231 miliar) adalah pesan yang saya kirimkan kepada Hollywood bahwa saya tidak sedang menggertak," pungkasnya.

Artikel terkait

Rekomendasi