Pebalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, menjadi penunggang Desmosedici tercepat pada sesi tes resmi di Sirkuit Jerez, Spanyol, Senin (27/4/2026). Dilansir dari Otomotif, pengujian ini dilakukan sehari setelah balapan MotoGP Spanyol untuk mengevaluasi pengembangan teknis terbaru pada komponen sasis dan aerodinamika motor.
Marquez mencatatkan waktu 1 menit 36,277 detik pada sore hari dan menyelesaikan total 68 putaran. Meski menempati posisi puncak di internal Ducati, juara dunia 2025 tersebut secara keseluruhan masih terpaut di belakang tiga pebalap Aprilia setelah sebelumnya gagal meraih poin pada balapan hari Minggu.
Peningkatan performa ini didukung oleh penggunaan fairing baru serta modifikasi aerodinamika pada bagian swingarm. Marquez menyatakan bahwa perubahan teknis tersebut memberikan dampak positif pada kendalinya di lintasan, terutama saat melibas tikungan.
"I mulai merasa sedikit lebih percaya diri dengan bagian depan, terutama di tikungan kiri, yang biasanya menjadi salah satu keunggulan saya, tetapi sempat menjadi kesulitan di beberapa balapan awal," ujar Marquez.
Pebalap asal Spanyol tersebut menjelaskan bahwa pengembangan ini tidak hanya memperbaiki titik lemah, tetapi juga menjaga stabilitas pada area yang sudah kuat. Kondisi fisiknya juga dilaporkan tetap prima selama sesi pengujian berlangsung.
"Di tikungan kanan juga ada sedikit peningkatan. Jadi kami tidak kehilangan keunggulan, dan justru memperbaiki beberapa titik lemah," lanjut Marquez.
Manajer tim Lenovo Ducati, Davide Tardozzi, mengonfirmasi bahwa fokus utama pabrikan asal Borgo Panigale tersebut adalah eksplorasi pada sektor aerodinamika. Ia menyebutkan adanya temuan penting yang bisa meningkatkan daya saing motor di seri berikutnya.
"Kami banyak mengeksplorasi area aerodinamika karena itu salah satu peluang untuk meningkatkan performa motor, dan sejujurnya kami menemukan sesuatu," kata Tardozzi.
Tardozzi mengungkapkan adanya perbedaan preferensi antara kedua pebalap pabrikan terkait konfigurasi motor terbaru. Hal ini dipicu oleh karakter balap yang berbeda antara Marquez dan rekan setimnya.
"Marc senang dengan konfigurasi baru ini. Sementara di sisi lain, Pecco masih memiliki beberapa tanda tanya," ujar Tardozzi.
Di sisi lain garasi, Francesco Bagnaia memfokuskan pengujian pada sistem pengereman setelah mengalami kendala teknis pada balapan sebelumnya. Bagnaia mengakhiri sesi tes di urutan ke-10 dengan selisih 0,727 detik dari pebalap tercepat, Ai Ogura.
"I cukup puas dengan beberapa hal. Paket aerodinamika bekerja dengan baik. Kami memang masih butuh waktu untuk memahami semuanya, tetapi hari ini kami membuat sedikit kemajuan," kata Bagnaia.
Pebalap yang akrab disapa Pecco tersebut berharap hasil evaluasi di Jerez dapat segera diimplementasikan pada balapan mendatang. Ia menekankan pentingnya menemukan arah pengembangan yang tepat untuk area masuk tikungan.
"Kami perlu lebih fokus pada pengereman. Hari ini kami mencoba sesuatu dan mungkin sudah menemukan arah. Saya harap di Le Mans nanti ada peningkatan," ujar Bagnaia.