Beppe Marotta Respons Sindiran Gerry Cardinale Terkait Liga Champions

Beppe Marotta Respons Sindiran Gerry Cardinale Terkait Liga Champions
Foto: Ilustrasi Beppe Marotta Respons Sindiran Gerry Cardinale Terkait Liga Champions.

Presiden Inter Milan Beppe Marotta membalas sindiran pemilik AC Milan Gerry Cardinale yang mengungkit kekalahan Nerazzurri pada final Liga Champions tahun lalu. Respons tersebut disampaikan Marotta di Milan pada Minggu (17/5/2026) menjelang pertandingan melawan Verona, seperti dilansir dari Detik Sport.

Adu argumen ini bermula ketika Cardinale diwawancarai oleh media Italia mengenai kemerosotan sepak bola di negara tersebut. Dalam kesempatan itu, pemilik AC Milan tersebut menyoroti kegagalan tim-tim Serie A di kancah Eropa dan kesenjangan hak siar.

"Saya berharap kita lebih fokus pada isu-isu penting: pentingnya infrastruktur olahraga; cara memodernisasi sepak bola Italia; mengapa Italia kembali gagal ke Piala Dunia, yang ketiga kalinya secara beruntun. Sebaliknya, yang ada hanyalah kontroversi," ujar Gerry Cardinale, Pemilik AC Milan.

Cardinale kemudian melanjutkan kritiknya dengan menyinggung performa klub Italia di kompetisi antarklub tertinggi Eropa tersebut. Pernyataan ini diduga merujuk pada kekalahan telak Inter Milan dari Paris Saint-Germain dengan skor 0-5 di final Liga Champions 2025.

"Anda lihat, ini bukan hanya tentang Serie A. Ini tentang gagal lolos ke final Liga Champions dan kalah 5-0; ini tentang bermain kompetitif di Eropa. Ini tentang kesenjangan 4:1 dalam hak siar TV antara Liga Primer dan liga lainnya. Kesenjangan dalam sepak bola Italia kian melebar," jelas Gerry Cardinale, Pemilik AC Milan.

Sebelum perayaan gelar juara Serie A dan Coppa Italia musim ini dimulai, Marotta memberikan tanggapan langsung atas komentar rival sekotanya tersebut. Ia menekankan pencapaian Inter Milan yang dinilainya jauh lebih sukses dalam enam tahun terakhir.

"Jadi, saya punya dua jawaban: Satu ironis dan satu serius," ujar Beppe Marotta, Presiden Inter Milan.

Marotta menyatakan harapannya agar pihak AC Milan bisa kembali ke masa kejayaan mereka. Ia kemudian membeberkan statistik raihan sembilan trofi milik Inter Milan dibandingkan dengan Milan yang hanya meraih satu gelar Serie A dan satu Piala Super Italia dalam periode yang sama.

"Hari ini bukan waktunya berdebat, saya harap suatu hari nanti dia akan kembali ke periode puncak Milan dan merasakan perjalanan yang telah kami lalui selama enam tahun terakhir." ujar Beppe Marotta, Presiden Inter Milan.

Penegasan mengenai dominasi prestasi ini ditutup Marotta dengan menunda jawaban bernada sindiran untuk kesempatan berikutnya. Berdasarkan catatan kompetisi, Nerazzurri sukses mengoleksi tiga gelar Serie A, tiga Coppa Italia, dan tiga Piala Super Italia dalam enam musim terakhir.

"Sembilan gelar, dua final Liga Champions, dan satu final Liga Europa. Saya pikir itu adalah jalan yang gemilang yang tidak akan terlupakan. Saya akan menyimpan jawaban ironis untuk lain hari," tegas Beppe Marotta, Presiden Inter Milan.

Artikel terkait

Rekomendasi