Marcus Thuram Angkat Spanduk Provokatif Saat Parade Juara Inter Milan

Marcus Thuram Angkat Spanduk Provokatif Saat Parade Juara Inter Milan
Foto: Ilustrasi Marcus Thuram Angkat Spanduk Provokatif Saat Parade Juara Inter Milan.

Aksi sindiran terhadap AC Milan mewarnai parade perayaan gelar Scudetto dan juara Coppa Italia 2025/2026 yang digelar oleh Inter Milan. Penyerang Inter Milan, Marcus Thuram, menjadi pusat perhatian akibat tindakan tersebut.

Seperti dikutip dari Suara, Marcus Thuram tertangkap kamera mengangkat spanduk bernada provokatif dari atas bus parade tim. Momen ini langsung memicu kontroversi di tengah kegembiraan para pendukung Nerazzurri.

Pesta juara skuad asuhan Cristian Chivu ini dimulai di Stadion San Siro setelah pertandingan terakhir melawan Verona yang berakhir imbang 1-1. Seusai seremoni pengangkatan trofi, para pemain Inter Milan langsung menaiki bus dengan atap terbuka.

Ribuan tifosi memadati sepanjang jalan dari stadion menuju Piazza del Duomo. Suporter menyalakan flare dan menyanyikan chant untuk merayakan kesuksesan ganda Inter Milan musim ini.

Trofi Serie A dan Coppa Italia dipajang di bagian depan bus utama. Beberapa pilar tim seperti Lautaro Martínez, Nicolò Barella, Federico Dimarco, dan Francesco Acerbi terlihat ikut menikmati atmosfer perayaan bersama suporter.

Berdasarkan laporan Calciomercato, Marcus Thuram menerima sebuah spanduk dari arah kerumunan suporter di tengah rute parade. Penyerang Prancis tersebut kemudian langsung memamerkannya dari atas bus.

Spanduk pertama yang diangkat Marcus Thuram menampilkan gambar tikus besar dengan latar belakang warna merah-hitam. Visual tersebut diyakini kuat sebagai bentuk ejekan yang ditujukan kepada AC Milan.

Tidak berhenti di situ, Marcus Thuram kembali memamerkan spanduk lain dari fans. Spanduk kedua tersebut memuat tulisan vulgar yang menyinggung kemenangan Inter Milan dalam laga derby melawan AC Milan.

Insiden yang melibatkan Marcus Thuram ini kembali membuka memori persaingan sengit antara dua klub satu kota tersebut. Kejadian serupa tercatat beberapa kali terjadi dalam sejarah perayaan gelar kedua tim.

Legenda AC Milan, Massimo Ambrosini, pernah melakukan aksi serupa dengan mengangkat spanduk kontroversial saat perayaan scudetto Rossoneri pada tahun 2007 silam.

Dua tahun setelah peristiwa itu, giliran mantan bek Inter Milan, Marco Materazzi, yang membalas pesan tersebut. Materazzi menampilkan sindiran balasan dalam parade juara Nerazzurri pada tahun 2009.

Artikel terkait

Rekomendasi