Regenerative Braking Mobil Listrik Mampu Menambah Jarak Tempuh Hingga 15 Kilometer

Regenerative Braking Mobil Listrik Mampu Menambah Jarak Tempuh Hingga 15 Kilometer
Foto: Ilustrasi Regenerative Braking Mobil Listrik Mampu Menambah Jarak Tempuh Hingga 15 Kilometer.

Teknologi regenerative braking kini menjadi fitur unggulan pada kendaraan listrik guna memaksimalkan efisiensi penggunaan energi. Fitur ini berfungsi mengubah energi yang biasanya terbuang saat pengereman menjadi listrik untuk mengisi kembali daya baterai.

Sistem ini bekerja secara otomatis ketika pengemudi melepas pedal akselerator atau menginjak rem, di mana motor listrik beralih fungsi menjadi generator. Energi kinetik dari gerak mobil dikonversi menjadi energi listrik yang kemudian disimpan ke dalam baterai.

Penggunaan fitur ini memungkinkan kendaraan menempuh jarak yang lebih jauh tanpa memerlukan pengisian daya terlalu sering. Salah satu model yang mengadopsi teknologi ini adalah Aion UT Premium yang menawarkan performa halus serta kenyamanan berkendara.

Product Planning and Strategy GAC Aion Indonesia, Iqbal Taufiqurrahman, menyatakan bahwa sistem pengereman regeneratif memberikan kontribusi nyata terhadap jarak tempuh kendaraan. Meski demikian, efektivitasnya sangat bergantung pada kondisi medan jalan yang dilalui pengemudi.

"Pengaruhnya cukup signifikan, sekitar 5 sampai 10 persen untuk penambahan, tergantung pada medan yang dilalui," ujar Iqbal dikutip dari Otomotif, Jumat (17/4/2026).

Iqbal menjelaskan bahwa jalanan dengan kontur menurun merupakan skenario paling ideal untuk memaksimalkan kinerja sistem ini. Saat mobil meluncur tanpa memerlukan banyak akselerasi, energi yang dihasilkan akan jauh lebih besar dibandingkan di jalan datar.

Manfaat ini juga tetap terasa pada penggunaan harian di area perkotaan, terutama saat menghadapi kemacetan parah. Kondisi lalu lintas yang menuntut kendaraan sering berhenti dan berjalan kembali menjadi peluang untuk mengisi ulang baterai secara bertahap.

"Jika misalnya, dari Lembang (Bandung) turun, itu bisa menambah sekitar 10 hingga 15 kilometer jarak tempuh. Namun, jika jaraknya tidak terlalu jauh, sistem akan menyesuaikan juga," katanya.

Manfaat Jangka Panjang Komponen Rem

Selain meningkatkan efisiensi energi, keberadaan fitur ini membantu memperpanjang usia pakai komponen rem konvensional. Hal ini dikarenakan beban pengereman sebagian dialihkan ke sistem elektrik, sehingga gesekan pada kampas rem berkurang.

Bagi para pengguna baru mobil listrik, sistem pengereman ini sering dianggap sebagai keuntungan tambahan atau energi gratis saat berkendara. Walaupun tidak bisa menggantikan pengisian daya utama, peran fitur ini tetap krusial dalam menjaga efisiensi baterai secara keseluruhan.

"Karena itu sangat membantu efisiensi baterai. Bahkan saat jalan menurun, ketika regenerative braking diaktifkan, daya baterai bisa bertambah," ujar Iqbal.

Artikel terkait

Rekomendasi