Manchester United Incar Ederson Usai Gagal Rekrut Joao Gomes

Manchester United Incar Ederson Usai Gagal Rekrut Joao Gomes
Foto: Ilustrasi Manchester United Incar Ederson Usai Gagal Rekrut Joao Gomes.

Manchester United dilaporkan mengincar gelandang Atalanta, Ederson, dengan nilai transfer mencapai 40 juta poundsterling pada bursa transfer musim ini. Langkah ini diambil manajemen Setan Merah setelah proses negosiasi antara Atletico Madrid dan Ederson menemui jalan buntu.

Klub asal Inggris tersebut kini memfokuskan upaya perombakan total di sektor tengah demi memperbaiki performa tim di kompetisi domestik. Berdasarkan informasi yang dilansir dari Suara, peluang United terbuka lebar karena Atletico Madrid lebih memilih untuk mendatangkan Joao Gomes dari Wolves.

Sektor lini tengah dianggap sebagai titik lemah utama skuad asuhan Setan Merah selama musim lalu. Kehadiran Ederson diharapkan mampu memberikan stabilitas pertahanan yang instan melalui pengalaman empat musimnya berkompetisi di kasta tertinggi Italia bersama Atalanta.

Manajemen klub menilai posisi tawar mereka cukup kuat mengingat sisa kontrak Ederson di Atalanta tinggal menyisakan satu tahun. Selain itu, kegagalan Atalanta menembus zona Eropa pada musim ini diprediksi akan mempercepat proses kepindahan pemain berusia 26 tahun tersebut ke Old Trafford.

Rencana perekrutan ini juga berkaitan erat dengan evaluasi besar-besaran terhadap komposisi pemain tengah saat ini. Klub berambisi mengurangi ketergantungan pada Casemiro dan mencari sosok gelandang jangkar yang memiliki ketahanan fisik lebih baik untuk bersaing di Liga Inggris.

Selain memburu tanda tangan Ederson, United juga menyiapkan beberapa alternatif pemain lainnya jika kesepakatan menemui kendala. Nama-nama seperti Elliot Anderson dari Nottingham Forest, Carlos Baleba di Brighton, hingga Aurelien Tchouameni masuk dalam daftar pantauan tim rekrutmen.

Pergerakan cepat di pasar transfer ini menjadi krusial mengingat masa depan Manuel Ugarte yang belum pasti dan potensi penjulan beberapa pemain kunci. Fokus utama manajemen tetap pada efisiensi anggaran sambil memastikan kualitas pemain baru dapat meningkatkan level permainan tim secara signifikan.

Artikel terkait

Rekomendasi